REAKSIMEDIA.COM | Banjarnegara – Warga di sebuah desa di Kecamatan Sigaluh, kabupaten Banjarnegara digegerkan dengan ulah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk menggunakan golok, Sabtu malam (19/2/2022).
Aksi ODGJ berbekal senjata tajam itu tak ayal membuat masyarakat takut, Diketahui pria ODGJ tersebut bernama SM (49).
Warga yang resah lantas menghubungi kepolisian untuk membantu mengamankan situasi di desa.
Tindakan ini diambil karena warga sempat ada yang diancam dengan golok oleh SM.
“Kami mendapatkan informasi, ada warga yang melakukan pengancaman menggunakan golok,” kata Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto, Selasa (22/2/2022).
Ia memerintahkan sejumlah anggota Satreskrim, Sat Sabhara dan Polsek Sigaluh melakukan pengamanan dan tepat pukul 23.00 WIB, SM berhasil diamankan.

Informasi dari masyarakat, SM rupanya memiliki gangguan jiwa, SM lantas dilarikan ke RSI Banjarnegara untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Dari laporan petugas medis di RSI Banjarnegara, SM didiagnosa mengalami schizophrenia yang mengarah ke perilaku kekerasan.
Aksi ODGJ berbekal senjata tajam itu tak ayal membuat masyarakat takut, Diketahui pria ODGJ tersebut bernama SM (49).
Warga yang resah lantas menghubungi kepolisian untuk membantu mengamankan situasi di desa. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: banjarnegara
-
Polres Banjarnegara Cek Peternak dan Pasar Hewan Antisipasi Virus PMK
-
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Kemendes PDT Sukseskan Program Prioritas Nasional
-
Gus Halim: BUM Desa Bersama Siap Ekspor Perdana
-
Dari Generasi ke Generasi, Kepala Bakamla RI Anjangsana Dalam Rangka HUT Bakamla RI
-
Maknai Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Ketua DPD RI: Kemenangan Era Baru
-
Wamendes Ariza : Natal dan Tahun Baru, Momentum Perkuat Kebersamaan, Toleransi dan Semangat Gotong Royong
-
Buntut Pentas Musik Agustusan, Kades Kebonagung dan Dua Penyanyi Resmi Diperiksa
-
Indonesia Tawarkan Konsep Resiliensi Berkelanjutan pada GPDRR 2022
-
Sekda kabupaten Pinrang Andi Calo Kerrang Turut Hadir Dalam Paripurna HUT Provinsi Sulawesi Selatan Ke-354
-
Panglima TNI: Kejadian Konflik Militer Di Sudan Jangan Sampai Terjadi di Indonesia


