Antisipasi Bencana Alam, Kodim 0428 MM Gelar Rakor Penanggulangan Bencana

REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko, Bengkulu – Dandim 0428 Mukomuko bersama OPD terkait mengelar rapat koordinasi dalam rangka kesiapan penanggulangan bencana alam di Kabupaten Mukomuko, di Aula Makodim 0428 Mukomuko, Senin (06/12/21).

Dandim Mukomuko Letkol Czi Rinaldo Rusdy, S.I.P. dalam acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka penguatan koordinasi dan sinergitas penyelenggaraan penanggulangan bencana, dalam rakor ini kita membahas kesiapan personil serta perlengkapannya, untuk dipastikan bukan hanya di atas kertas saja,” ujarnya.

Dandim 0428 juga memastikan kesiapan personil serta perlengkapan di masing-masing OPD yang hadir pada kegiatan tersebut,  Alhamdulillah setiap OPD yang hadir siap secara bersama-sama untuk melakukan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Mukomuko,” sebut Dandim.

Lebih lanjut Letkol Czi Rinaldo Rusdy, S.I.P menjelaskan, sesuai arahan Bapak Presiden Joko widodo bahwa sisi kesehatan dan sisi ekonomi harus diselesaikan dalam waktu yang bersamaan, maka diminta semua pihak untuk bisa bekerja cepat, inovatif, dan berkolaborasi dengan semua pihak,” ungkapnya.

Selain itu arah kebijakan Nasional dan kebijakan Daerah harus sensitif terhadap penanganan bencana, ada empat poin penting yang perlu di persiapkan pertama aspek pengendaliannya dan penegakan standar-standar dilapangan, kedua kebijakan untuk mengurangi risiko bencana, harus benar-benar terintegrasi dari hulu sampai hilir, Ketiga manajemen tanggap darurat serta kemampuan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi yang cepat, Keempat sistem peringatan dini harus berfungsi dengan baik,” tegas Rinaldo.

Ditempat yang sama Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Ramdani menyampaikan apresiasi setingi-tingginya kepada Dandim 0428 atas inisiasinya untuk menggelar rapat koordinasi dalam rangka kesiapan penanggulangan bencana alam di Kabupaten Mukomuko,

“Kegiatan ini sangat positif bagi kita, untuk membangun sinergitas antara Pemerintah Daerah dalam melakukan penanggulangan bencana alam, mengingat di Kabupaten Mukomuko ini ada 8 pontensi bencana alam yaitu, tsunami, banjir, longsor, angin puting beliung, gempa bumi, kebakaran, kekeringan, konflik sosial,” paparnya.

Baca juga:  DPMD Kabupaten Mukomuko Gelar Silaturahmi Kepada Kades Terpilih

Dengan adanya potensi bencana ini maka harus dipersiapkan segala sesuatunya dengan baik, baik dari kesiapan personil dan perlengkapan maupun alokasi anggaran dalam melakukan penangulangan bencana, bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini kita sama-sama mengetahui semua anggaran terbatas, karena Pemerintah Pusat fokus untuk penanganan covid-19 yang melanda tanah air, di BNPB Mukomuko memang ada anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), tapi untuk teknis penggunaannya harus dengan syarat utamannya adalah adanya bencana alam, dibuktikan dengan penetapan status bencana tanggap darurat oleh kepala daerah atau Bupati, dan belanja kebutuhan tanggap darurat bencana digunakan hanya untuk pencarian dan penyelamatan korban bencana, pertolongan darurat, evakuasi korban bencana, kebutuhan air bersih dan sanitasi, pangan, sandang, pelayanan kesehatan dan penampungan serta tempat hunian sementara, untuk penentuan status keadaan darurat bencana dilaksanakan oleh Pemerintah atau pemerintah daerah sesuai dengan tingkatan bencana,” pungkas Ramdani.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag Ops Polres Mukomuko, Kadis PUPR, Dinas Sosial, Dinas Satpol PP dan Damkar, Basarnas, Camat Mukomuko Kota, PMI dan Tagana Kabupaten Mukomuko.

Laporan : Rahmadsyah Sipahutar

Tags: