REAKSIMEDIA.COM | Tapanuli Selatan – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu, SPt, MM bersama Ketua TP PKK Tapsel Ny Rosalina Dolly Pasaribu melepas ratusan tukik (anak penyu) jenis Penyu Lekang atau Penyu Abu-abu (lepidochelys olivacea).
Penyu jenis ini keberadaannya sudah mulai langka. Kita patut bersyukur karena biota laut seperti penyu masih mau mendarat dan bertelur di wilayah Pantai Muara Opu,” kata Dolly usai melepas tukik Penyu Lekang atau Penyu Abu-abu di Pantai Muara Opu, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapsel, Minggu (05/12/2021).

Apalagi, enam dari tujuh spesies penyu yang tersisa di dunia ada di Indonesia. Keenam spesies penyu yang ada di Indonesia antara lain penyu belimbing (Dermochelis coriacea), penyu hijau (Chelonia mydas), penyu tempayan (Caretta caretta), penyu pipih (Natator depressa), penyu sisik (Eretmochelys imbricate), dan penyu lekang atau penyu abu-abu (Lepidochelys olivacea).
“Dari 6 jenis penyu yang ada di Indonesia, 2 diantaranya ada di Pantai Muara Opu, seperti Penyu Belimbing (Dermochelis coriacea), dan Penyu Lekang atau Penyu Abu-abu (Lepidochelys Olivacea),” jelasnya.
Lanjut Bupati, bahwa kehadiran kami disini adalah untuk menyemangati kawan-kawan semua dalam rangka konservasi terhadap penyu yang ada di Pantai Muara Opu. Tapsel sendiri memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa tentu kita harus jaga bersama, tidak hanya menjadi tanggungjawab masyarakat akan tetapi kalian semua yang bergerak di bidang konservasi lingkungan dan alam.

Selanjutnya, kami ucapkan terima kasih kepada pihak panitia yang telah menggagas pertemuan tahunan dalam rangka melakukan konservasi lingkungan terhadap ekosistem laut seperti Penyu Belimbing dan Penyu Abu-abu di Pantai Muara Opu.
Bupati berharap kelestarian satwa penyu dapat terus terjaga. Selain untuk menjaga kelestarian penyu, kegiatan pelepasan tukik juga dinilai dapat menciptakan ekosistem laut yang lebih sehat dan membantu menjaga keseimbangan lingkungan di pesisir pantai maupun laut. Perlu diketahui bahwa kawasan pantai di Tapsel hanya ada di Kecamatan Muara Batang Toru dengan panjang kurang lebih 17 kilometer, terang Dolly.
“Semoga dengan kegiatan ini, kita dapat termotivasi untuk merawat alam, yang kita pinjam dari anak cucu. Yakin lah, suatu saat nanti, kita kembalikan untuk sebesar manfaat bagi mereka,” tutup Dolly.
Laporan : Samsul Bahri Hasibuan
Tags: tapanuli selatan
-
Bupati Dolly Minta Agar Anak Penderita Stunting di Tapanuli Selatan Benar-Benar di Perhatikan
-
Sat Lantas Polres Kendal Gencar Melaksanakan Giat Simpatik Ops Patuh Candi 2021
-
Kurang 1×24 Jam, Jatanras Sat Reskrim Polres Gowa Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Pemberatan
-
Polres Banjarnegara Lakukan Pengamanan Sepeda Santai HUT Korpri ke-51 dan PGRI ke-77 Tahun
-
Tindak Lanjut Perpanjangan Pemberlakuan PPKM, Sat Sabhara Polres Gowa Gelar Ops Yustisi
-
Hadapi Musim Penghujan, Kapolres Probolinggo Kota bersama BPBD Cek Kesiapan EWS Di 5 Titik Dam
-
Pengancaman Yang Dilakukan Seorang Pria Di Puskesmas Leuwisadeng Akhirnya Di Amankan Polres Bogor
-
Majukan Potensi Papua, Wapres Minta K/L Dukung Kopi Papua Mendunia
-
Bersama Kepala Staf Kepresidenan dan Stakeholders, NFA Hadir Bahas Lanjutan Daging Sapi
-
Lapas Narkotika Nusakambangan Terima Kunjungan Perwakilan Kedubes IRAN



