REAKSIMEDIA.COM | Batang – Antusias masyarakat yang sangat tinggi untuk mendapat pelayanan vaksinasi massal Merdeka Candi Polres Batang, di Gor Moh Sarengat, Kabupaten Batang, Kamis (2/9/2021).
Polres Batang memastikan setelah mendapatkan kemarin dosis 1, alokasi untuk dosis 2 segera tersedia. Kepala Bagian Operasi Polres Batang Kompol Raharja mengatakan, herd immunity warga Batang segera terpenuhi sehingga imunitas tubuh makin meningkat.
“Alhamdulilah hari ke hari angka persebaran COVID-19 di Kabupaten Batang sudah menurun dari 55% jadi 49%,” ungkapnya.
Peserta vaksinasi dosis 2 menyasar pada masyarakat umum, anak sekolah, Ormas, dan nelayan. Vaksinasi 2 merupakan lanjutan dari vaksinasi 1 yang sudah diberikan beberapa waktu lalu.
Diharapkan, kesehatan masyarakat semakin meningkat dengan adanya vaksinasi ini serta ekonomi semakin tumbuh.

Salah satu penerima vaksinasi, Anggita, siswi SMKN 1 Batang mengatakan, Bahwa vaksinasi ini bertujuan untuk mempercepat dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM), karena salah satu syaratnya adalah vaksinasi pelajar. “PTM akan dimulai minggu depan, nantinya akan dibagi menjadi 3 sesi, 1 minggu pertama kelas X, minggu kedua kelas XI dan minggu ketiga kelas XII,” ujarnya.
Laporan : Suryadi
Tags: batang
-
Kemenhub Optimistis Capai Target Realisasi Anggaran 95,87 Persen
-
Kapolres Bogor Bersama Bupati Kabupaten Bogor Tinjau Langsung Lokasi Arena Balap Liar di Pakansari
-
Kemendagri Matangkan Rancangan Perppu Pemilu untuk Akomodir DOB Papua
-
Posko Kogabpadpam VVIP Presidensi G20 Terima Kunjungan Panglima TNI
-
Pelaku Pencuriaan Modus Pecah Kaca Diamankan Polres Serang Kota
-
Perihal RUU BUM Desa, Gus Halim: Adanya UU Cipta Kerja sudah Holistik dan Komprehensif
-
Jubir Presiden RI Kunjungi Lokasi Vaksinasi Untuk Pelajar, Kapolres Gowa Dan Forkopimda Dampingi
-
Heboh dan Seru Gelaran Meet & Greet Cast Film Webseries “FAKE Nerd GIRL”
-
Cegah Korupsi Dana Desa Melalui Program Jaga Desa, Kejari Mukomuko Gelar Penandatanganan Fakta Integritas Anti Korupsi Dengan Kades dan Kaur Keuangan
-
Berkat Polisi, Warga yang Sakit Stroke Akhirnya Bisa Menggunakan Hak Suaranya di TPS

