REAKSIMEDIA.COM | Palembang – Lintas Rel Terpadu (LRT) Palembang, Sumatra Selatan awalnya dibangun untuk keperluan Asian Games 2018. Kini setelah gelaran olahraga se-Asia itu usai, LRT Palembang menjadi salah satu moda transportasi andalan masyarakat Kota Pempek. Tentu, masyarakat perlu dilibatkan dalam forum konsultasi publik untuk memenuhi kebutuhan mereka, terlebih bagi masayarakat yang berkebutuhan khusus.
Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa menjelaskan, forum konsultasi publik atau FKP tidak sekadar jadi ajang formalitas. “Namun masukan masyarakat tersebut agar dapat ditindaklanjuti sehingga perbaikan transportasi yang ramah dan nyaman dapat dilakukan lebih sempurna lagi,” ujar Diah dalam FKP Optimalisasi Pelayanan di Masa Pandemi LRT Palembang, Jumat (10/09).
FKP tersebut digelar oleh Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatra Selatan (BPKARSS) sebagai upaya menghimpun masukan dari masyarakat. Unit pelayanan transportasi ini adalah hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan, Pemerintah Kota Palembang, dan Kementerian Perhubungan.
Menampung masukan dari masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!). Kementerian Perhubungan pun telah terhubung dengan aplikasi tersebut. Diah menegaskan, penggunaan aplikasi ini perlu disosialisasikan secara luas sehingga semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan turut berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi maupun pengaduan layanan.
Diah melanjutkan, layanan transportasi diharapkan mampu memberi pelayanan dengan kemudahan aksesbilitas dan inklusif, ramah, serta nyaman. Dalam masa pandemi ini pelayanan tentu terbatas oleh beberapa kebijakan dan penyesuaian.
Maka dari itu, menurut Diah, perlu upaya meningkatkan pemahaman dan peningkatan rasa percaya masyarakat tentang pemberlakukan kebijakan tersebut. “Diperlukan juga upaya koordinasi dan memastikan transportasi umum berlangsung aman, nyaman, sehat, dan ramah lingkungan serta ketat menegakkan protokol Kesehatan,” ungkap Diah.

Sementara itu Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulmafendi, menjelaskan LRT Palembang mulai beroperasi sejak 2018 dan terdapat 13 stasiun. Mulai dari Stasiun Bandara hingga Stasiun Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) dengan panjang lintasan 22,4 kilometer.
BPKARSS dibentuk untuk melaksanakan pengelolaan sarana dan prasarana Kereta Api Ringan Sumatra Selatan, lalu menjadi Balai Layanan Umum (BLU) sejak 2019 lalu. “Diharapkan BLU ini memiliki peran pelayanan prima yang sangat diperlukan dalam memberikan pelayanan optimal dan prima kepada masyarakat, terutama kelompok rentan,” jelas Zulmafendi.
Laporan : Suryadi
Sumber : don/HUMAS MENPANRB
Tags: palembang
-
Pj.Sekda Kabupaten Pinrang Andi Calo Kerrang, Membuka Lomba Polisi Cilik Zona II Sul-sel; Kegiatan Polisi Cilik Adalah Edukasi Terhadap Anak Untuk Disiplin Sejak Dini
-
Tuntas! Dirjen Dukcapil Selesaikan Akta Lahir Anak dengan Nama Terpanjang di Tuban
-
Cek Kesiapan dan Pencegahan Karhutla, Kapolres Muaro Jambi Sambangi PT BBB
-
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar Hadiri Rapat Paripurna Tingkat || Pengesahan Ranperda Tentang Perubahan Rencana Pembagunan
-
Aksi Unjuk Rasa Masyarkat Beserta Gerakan Pemuda Peduli Bangsa (GP2B) Didepan Kantor PUPR Kota Tangerang
-
TNI Dirikan Posko Kesehatan Tangani Korban Gempa Sumedang
-
Andi Calo Kerrang Sekda Pinrang Membuka Kegiatan Sosialisasi Penguatan Kelembagaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
-
Polsek Parungpanjang Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor
-
Terpilih Sebagai Kusir Kuda Kaesang-Erina, Aiptu Warsito: Saya Merasa Terhormat
-
Kabar Duka: Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia, Seniman yang Pernah Bermain di Film Warkop DKI Tutup Usia


