REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi melalui Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Frendy yuwono, mengatakan pasca lebaran ini Badan Geologi Bandung melanjutkan sejumlah penelitian dengan melakukan survei ke beberapa lokasi yang telah direncanakan.
“Jelang libur mereka melakukan survei di beberapa lokasi yang mereka merencanakan. Penelitian akan kembali dilakukan usai libur lebaran. Hingga saat ini belum dapat proses yang telah di kerjakan setelah mereka ke lapangan. Maklum saja mereka baru masuk dua hari ini,” kata Frendy, Kamis (18/4/2024).
Dia menambahkan, target penelitian di perkirakan tuntas pada awal Mei 2024. Perlu di jelaskan kata dia, fokus penelitian itu sendiri ada dua hingga tiga jenis penelitian yaitu tentang geologi lingkungan yang menyangkut tentang ketahanan gempa termasuk pengembang dan penelitian sejumlah potensi wisata yang ada sebelumnya.
“Saya yakin Sukabumi masih memiliki ketahanan yang cukup terhadap potensi- potensi bencana yang terjadi. Seperti rawan gerakan tanah, rawan gempa dan potensi bencana lainnya. Lewat mereka kita akan terus mengupdate informasi tentang keberadaan sumber air panas di Kelurahan Cikundul dan air terjun di Santasi di Kelurahan Sudajayahilir,” terangnya.
Laporan : Lelly
Tags: sukabumi
-
Polres Pinrang Berhasil Gagalkan Jaringan Narkoba (Sabu) Bingkisan Berlabel Durian Seberat 3,7 Kilogram Dengan Nilai 5 M
-
Operasi Yustisi Edukasi Warga Patuhi untuk Prokes
-
Mabes TNI Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-76 Tahun 2024
-
BPBD Provinsi Bengkulu Gelar Sosialisasi KIE Rawan Bencana di Kabupaten Mukomuko
-
Bertolak ke Nias, Presiden akan Tinjau Sejumlah Infrastruktur dan Bagikan Bansos
-
Ikuti Pembinaan Tradisi Pembaretan, Kapolres Pekalongan Lepas Bintara Remaja Lulusan Tahun 2022
-
Kementerian PUPR: Pertimbangan Geologi Teknik Penting Dalam Perencanaan Pembangunan Infrastruktur
-
LPP PP Muhammadiyah dan PWM se-Indonesia Selenggarakan Wokshop Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
-
Polri Bantu Awasi Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak
-
Rindu masakan Jawa “Dapur Solo” kini hadir di Pangkal Pinang

