REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan kekerasan pada anak, agar terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan terjadi kepada anak baik saat berada dilingkungan sekolah maupun disaat berada dilingkungan tempat tinggal.
Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah SDN 02 Air Manjuto Rochidin MTPD pada saat Sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkoba dan Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak yang digelar di Sekolah SDN 02 Air Manjuto, Desa Manjuto Jaya Kecamatan Air Manjuto Kabupaten Mukomuko, Kamis (22/6/23).
Lebih lanjut Kepala Sekolah mengatakan,” tindak kekerasan yang terjadi biasanya terjadi secara “diam diam”, nah untuk upaya pencegahan disekolah kita memberikan Edukasi dan pemahaman kepada para guru, Komite Sekolah dan wali murid melalui narasumber agar tindak kejahatan tersebut dapat kita antisipasi dan waspadai, sehingga tidak terjadi di lingkungan sekolah ini,” terang Rochidin.
Rochidin juga menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus disosialisasikan kepada wali murid lainnya agar pemahaman akan bahaya narkoba dan kejahatan seksual pada anak dapat semakin para orang tua dan guru,” akan tetap kita sampaikan untuk antisipasi terjadinya kejahatan seksual pada anak dan bahagia narkoba pada setiap pertemuan dengan para wali murid, agar kita bersama mencegah, sebab saat ini zaman keterbukaan, begitu gampang anak anak kita mengakses informasi dari media sosial, sehingga perlu sosialisasi yang masif kepada orang tua murid agar semoga dengan kegembiraan ini kedepannya kita mampu mencegah anak kita menjadi korban dari bahaya narkoba dan tindak kekerasan seksual,” Imbuh Kepala Sekolah Rochidin.

Ditempat yang sama Ketua Komite Sekolah SDN 02 Air Manjuto Winarto menyampaikan terimakasih atas kegiatan yang di inisiasi oleh pihak Sekolah,” mudah mudahan semakin terjalinnya hubungan yang baik antara sekolah dengan puskesmas Air Manjuto, dan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan hari ini dalam upaya kita mengantisipasi terjadinya hal hal yang tidak kita inginkan yang dapat merusak masa depan anak anak kita, diharapkan kegiatan ini tidak hanya dikalangan anak sekolah saja, akan tetapi juga bisa di laksanakan di masyarakat, mohon diagendakan agar masyarakat kami jug bisa mengetahui apa apa saja narkoba dan jenis kejahatan seksual sehingga tahu langkah untuk antisipasi terjadinya tindak tersebut, semoga dengan kegiatan ini bisa memberikan ilmu dan pemahaman kepada masyarakat kami dalam mengantisipasi kejahatan ini,” terangnya.
Ditempat yang sama, Nara sumber dari Puskesmas Air Manjuto dr Triyanto menyampaikan pemaparan terkait pencegahan bahaya narkoba dan tindak kekerasan seksual pada anak kepada peserta yang hadir.
” Inti dari semua ini adalah pencegahan, sebab efek dari Narkoba sangat berbahaya, apalagi saat ini sedang marak maraknya peredaran Narkoba di negara kita menurut data sebanyak 0,15 penduduk Indonesia terpapar Narkoba, jika tidak kita cegah, jika kita biarkan, maka apa yang akan terjadi kepada anak anak kita, Narkoba itu sumber dan awal kehancuran dari masa depan anak anak kita,” ungkapnya.
Dilanjutkannya,” Untuk itu perlu penanaman iman dan taqwa kepada anak anak kita, sebab awal dari rusaknya mental dan perilaku anak anak kita berawal dari rendahnya iman, kita sebagai orang tua harus mengontrol aktivitas anak anak kita, selain itu perlu kedekatan kita sebagai orang tua dengan anak kita, inilah peran penting dari orang tua dalam melakukan pengawasan kepada anak, dengan membatasi dan pengontrolan dari bermain Gadget/Hp, menjaga lingkungan anak serta jangan terlalu menekan anak kita, ini point point penting yang harus kita ambil sebagai peran dari orang tua, kita berdoa semoga anak anak kita terhindar dari bahaya narkoba dan menjadi korban tindak kejahatan seksual,” papar dr Triyanto.
Hal senada juga disampaikan Narasumber Amansyah SKM yang menyebutkan upaya tindakan pencegahan pada kekerasan seksual pada anak,” dapat disampaikan bahwa hubungan antara penyalahgunaan narkoba dengan kekerasan seksual sangat erat sekali, untuk itu diperlukan pencegahan agar anak anak kita jangan sampai menjadi korban dari bahaya narkoba dan kekerasan seksual”, jelasnya.
Amansyah juga menjelaskan ada beberapa hal yang perlu disampaikan orangtua kepada anak anaknya, seperti untuk mengenali tubuh bagian “vital” yang tidak boleh disentuh, menjauhi lingkungan yang tidak sehat, memberikan ilmu keagamaan untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada anak anak,” menambah ilmu pengetahuan serta menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif di lingkungan tempat tinggal dan lingkungan sekolah, batasi penggunaan HP, sebab kekerasan seksual bukan hanya kontak langsung tetapi bisa juga melalui Media Sosial,” ungkapnya.

Amansyah juga menyebutkan, peran sekolah juga sangat berkontribusi dalam edukasi terhadap bahaya narkoba, dan kekerasan seksual kepada anak,” ini harus sering dilakukan, serta meningkatkan keamanan disekolah guna mencegah penyalahgunaan narkoba dan terjadinya kekerasan pada anak didik kita, selain itu ketatkan tenaga pendidik dan memantau aktivitas anak selama berada di lingkungan sekolah, kenalkan bagian tubuh yang tidak boleh dilihat atau disentuh orang lain, ajari anak tentang perbedaan jenis kelamin, tanamkan budaya malu kepada anak anak kita, awasi dan dampingi anak kita dalam aktivitas sehari-hari, serta jangan terlalu di kekang anak anak kita, agar anak kita tidak memberontak atas arahan dan perintah kita sebagai orang tua,” bebernya.
Peran perlindungan anak dari ancaman bahaya narkoba dan kekerasan seksual adalah butuh peran keluarga, dan anak itu sendiri serta masyarakat. Semua elemen harus terlibat dan berperan aktif dalam kebersamaan untuk mencegah anak anak dari ancaman penyalahgunaan narkoba dan kekerasan seksual, perlu kebersamaan kita untuk penanggulangan ancaman ini, agar generasi muda kita dapat terhindar dari bahaya narkoba dan kekerasan seksual yang dapat merusak masa depan generasi bangsa Indonesia.
Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah dan para guru SDN 02 Air Manjuto, Narasumber dari Puskesmas Air Manjuto, Ketua Komite SDN 02 Air Manjuto dan pengurus serta lainnya.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: Mukomuko
-
Puluhan Paskibraka Pemalang Ditawari Binlat untuk Bekal Seleksi Penerimaan Polri
-
Satgas TMMD Kodim 1506/Namlea Bangun Rumah Tidak Layak Huni di Desa Leku
-
Tiba di Istana Al-Shatie, Presiden Disambut Putra Mahkota Abu Dhabi
-
Sambut Hari Bhayangkara Ke 78, Polres Pinrang Gelar Anjangsana
-
Dari Balaraja untuk Indonesia: Menteri Amran Apresiasi Arie Triyono dengan Model Peternakan Terpadu dan Inti-Plasma PT LSAJ
-
Sebanyak 92 Persen Dana Desa Telah Dicairkan
-
H.A.Irwan Hamid; Mengikuti Retret Kepala Daerah Modal Berharga Dalam Menjalankan Amanah Sebagai Bupati Pinrang
-
Kolaborasi, konektivitas, serta Keseimbangan Produsen, konsumen, kesejahteraan Petani, kunci pembangunan pangan
-
DPRK Langsa Dukung Sepenuhnya Pemberian Rumah Kemasyarakat Miskin
-
Ops Ketupat, Polres Serang Kota Rapid Tes 9 Orang Pengguna Jalan

