REAKSIMEDIA.COM | Salatiga – Dalam rangka mencegah berkembangnya paham radikalisme dan intolereransi khususnya dilingkungan lembaga pendidikan maupun pondok pesantren, Tim Divisi Humas Mabes Polri dengan Ketua Tim AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSi, bersama Narasumber Nassir Abbas (Mantan Ketua JI) melaksanakan Forum Grop Discussion (FGD) di Pondok Pesantren Asyurkati Jalan Diponegoro Salatiga, dengan tema “Terorisme Adalah Musuh Bersama”, Rabu 12/02/2022.
Dipandu Ustad Didin selaku Pengasuh Ponpes Asyurkati kegiatan diawali oleh Sambutan dari Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana SH SIK MSi, dilanjutkan sambutan dari Tim Divisi Humas Mabes Polri AKBP Gatot Hendro Hartono, S.E., M.Si yang membacakan Amanat dari Kadiv Humas Polri dan dilanjutkan pemaparan dari Narasumber Nassir Abbas
Narasumber Nasir Abbas dalam pemaparannya menyampaikan bahwa dirinya bukan asli orang Indonesia namun dari Singapura, kemudian dirinya menjadi Warga Negara Malaysia, kemudian sekitar 35 tahun yang lalu dirinya berhenti sekolah setelah lulus SMP, dan pingin belajar Al-Quran di sebuah Masjid, yang dianggap warga sekitar disebut sebagai Masjid Wahabi,, namun dirinya tidak peduli karena mengangggap bahwa Masjid tersebut sangat cocok untuk dirinya, akibatnya pendidikan dirinya tidak lengkap.
Selanjutnya saya berkenalan dengan Ustadz Abu Bakar Baasyir dan mengirim saya ke Afganistan, untuk melaksanakan jihad sesuai dengan ajaran yang saya kenal,, semuanya sudah disiapkan, namun setelah disana justru saya disuruh masuk sekolah kembali, untuk belajar dalam rangka mempersiapkan diri membentuk negara Islam, sampai saya lulus tahun 1990 dan menjadi pengajar di sana, kemudian saya aktif sebagai Ketua Kelompok Jamaah Islamiyah Wilayah Timur termasuk menguasai wilayah Indonesia
Kelompok saya ini yang merencanakan tindakan melawan pemerintah (Indonesia), namun pada akhirnya aksi mereka menyimpang sehingga terjadilah aksi terorisme, seperti pengeboman gereja dan tindakan tindakan pengeboman lainnya.
Syukur Alhamdulillah melalui Polisi Pada 18 April 2003, saya tertangkap daalam keadaan hidup kemudian saya menyadari bahwa saya salah dan sekarang ikut membantu Polisi dalam rangka mencegah berkembangnya paham radikalisme karena terorisme adalah musuh kita bersama.
Hikmahnya saya menyadari bahwa memang ada kelompok yang mengatasnakan Islam untuk melawan pemerintah, yang sah di Indonesia, padahal apa yang mereka lakukan di Indonesia menyalahi aturan jihad, misalnya membunuh wanita, membunuh anak-anak,, membunuh lawan yang tanpa perlawanan dan merusak tempat ibadah lain, namun kelompok2 tersebut melakukan itu semua.
Perbuatan yang diridhoi Allah adalah niat baik dan sesuai tuntunan, niat jihad baik namun dengan apa yang mereka dilakukan dengan cara pengeboman dan lain-lain itu tidak baik.

Saat ini siapa saja bisa direkrut oleh mereka sehingga perlu kita membentengi diri yaitu dengan cara belajar yang benar, agar tidak ikut sana ikut sini tanpa pengetahuan yang cukup, sehingga mudah terpengaruh hal yang tidak baik seperti kelompok terorisme.
Untuk itu saya berharap sebagai generasi penerus bangsa tetaplah belajar sampai selesai, ditempat yang baik, jangan mudah terpengaruh dan terbawa arus, tidak termakan hoax, merasa beruntunglah hidup di Negara Indonesia dengan Pancasila yang sangat sesuai dengan ajaran agama Islam.urainya
Selesai kegiatan Kapolres Salatiga menyampaikan bahwa kegiatan FGD yang dilaksanakan oleh Divhumas Mabes Polri sangat baik untuk menumbuhkan “Wawasan Kebangsaan dan Bangga menjadi Bangsa Indonesia”, sehingga dapat menangkal berkembangnya paham radikalisme yang menjadi pemicu terjadinya Aksi Terorisme’, jelas AKBP Indra Mardiana SH SIK MSi.
Laporan : Suryadi
Sumber : Humas Polres Salatiga Polda Jateng
Tags: salatiga
-
Polres Banjarnegara Gandeng Mahasiswa Bagikan Sembako Pada Masyarakat Terdampak Penyesuaian Harga BBM
-
Jaksa Agung Tindak Tegas Oknum Jaksa yang Melakukan Dugaan Pemerasan
-
Sambut Ramadhan 1444 H, Polsek Lubuk Pinang gelar Doa Bersama dan Syukuran
-
Personil polres pinrang laksanakan Gelar yasinan di mesjid Nurul khaer
-
Panglima TNI Hadiri Olahraga Bersama Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Soliditas TNI-Polri
-
Satresnarkoba Polresta Jambi Dalam Dua Hari Berhasil Mengamankan 802,92 Sabu Dan 140 Ganja
-
UH Dijemput dari Kediamannya, Polres Pematangsiantar Siimalungun Sumut Belum Memberikan Penjelasan Atas Kasusnya
-
Pendaftaran TEP 2026 Resmi Ditutup, 10.359 Generasi Muda Antusias Ikut Bangun Kawasan Transmigrasi
-
Urai Kepadatan Arus Lalu Lintas Saat Libur Panjang, Sat Lantas Polres Bogor Polda Jabat Berlakukan Rekayasa Arus Lalu Lintas di Kawasan Puncak Bogor
-
Dandim 0428/MM Apresiasi Kejuaraan Bulutangkis PB TNI-POLRI Rangka HUT TNI ke 77 di Kecamatan Ipuh



