REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Menyosialisasikan Penggunaan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) Kepada Seluruh Pegawai Di Lingkup Ditjen Bina Adwil. Kegiatan Ini Sebagai Bentuk Dukungan Dalam Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Terutama Untuk Memperkuat Tertib Administrasi Dalam Bidang Persuratan Dan Arsip. Penerapan SPBE Juga Merupakan Amanat Yang Diatur Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 Tentang SPBE.
Dalam Sambutannya, Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Ditjen Bina Adwil Mey Rany Wahida Utami Mengatakan, Pihaknya Berkomitmen Penuh Dalam Menggunakan Srikandi. Hal Ini Untuk Meningkatkan Kinerja, Produktivitas, Serta Efektivitas Tata Kelola Administrasi Khususnya Pada Bidang Persuratan Dan Arsip.
“Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Mempunyai Komitmen Yang Tinggi Dalam Penggunaan Srikandi Untuk Melakukan Pelaksanaan Tata Kelola Administrasi. Kami Melihat Bahwa Dengan Adanya Srikandi Sebagai Perwujudan SPBE Dapat Meningkatkan Efektivitas Dan Efisien Kami Dalam Melaksanakan Tugas,” Ungkap Mey Rany Pada Kegiatan Yang Berlangsung Secara Hybrid Tersebut, Kamis (4/1/2024).
Lebih Lanjut, Dia Mengatakan, Ditjen Bina Adwil Terus Melakukan Perbaikan Dalam Manajemen Kearsipan. Pihaknya Pun Berhasil Memperbaiki Ranking Pengelolaan Arsip Dari Peringkat 11 Dari 11 Unit Kerja Eselon I Di Kemendagri Pada Tahun 2022, Menjadi Peringkat 8 Dengan Predikat Memuaskan Pada Tahun 2023.
Melansir Data Dari Dashboard Layanan Srikandi, Terdapat 572 Instansi Yang Telah Memanfaatkannya. Jumlah Itu Terdiri Dari Instansi Pusat Sebanyak 141 Dan Daerah 431, Dengan Jumlah Pengguna Sebanyak 2.479.413. Dari Statistik Ini Diketahui Bahwa Kemendagri Tergolong Sebagai Salah Satu Instansi Yang Mendukung Penuh Penggunaan Srikandi. Pasalnya, Kemendagri Memiliki 3.761 Pengguna Aktif Yang Tersebar Di 1.486 Unit Kerja.
Sebagai Informasi, Guna Memahamkan Penggunaan Srikandi Kepada Para Pegawai, Dalam Kesempatan Itu Ditjen Bina Adwil Menghadirkan Narasumber Yakni Arsiparis Ahli Madya Biro Umum Russel Simorangkir.
Laporan : Sandio
Tags: jakarta
-
Jaga Kualitas & Kelestarian Air, BWS Sumatera VII Mulai Program Pembuatan Biopori
-
Kementerian PUPR Lanjutkan Program Vaksinasi Booster dan Dosis Pertama Anak Usia 6-11 Tahun
-
12 Orang Dokter Dilepas Kembali Bupati Irwan Setelah 1 Tahun Mengabdi Diwilayah Pinrang
-
Kemendes dan GP Ansor Akan Berkolaborasi Bangun Desa
-
Polda Jabar Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Banjir di Desa Karangligar
-
Mendes PDTT: Gernas BBI Gelorakan Produk Unggulan Desa
-
Tim Resmob Ungkap Kasus Ibu Bunuh Anak Kandung di Sebuah Hotel di Kota Semarang
-
IPSI Apresiasi Pesilat Binaan Kodim 1404 Pinrang
-
Tampil di Malam Pembukaan HUT ke 20 Kabupaten Mukomuko, Atraksi Debus dan Tari Jaipongan dari Paguyuban Sunda Pukau Penonton
-
Polda Sulteng Buka Pendaftaran Seleksi Calon Taruna Akpol T.A 2022

