REAKSIMEDIA.COM | Makassar – Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Bonang Bayuaji G., S.E., M.M., CHRMP., mengantar keberangkatan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka ke Larantuka Kabupaten Flores Timur, bertempat di Baseops Lanud Sultan Hasanudin, Makassar, Kamis (14/11/2024).
Wakil Presiden RI selama dua hari melaksanakan kunjungan di Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka meninjau simulasi makan bergizi dan membagikan buku di SDN 103 Inpres Hasanuddin Kabupaten Maros serta menghadiri penutupan Sidang Raya ke-18 Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) di Kabupaten Toraja. Usai melaksanakan Kunjungan Kerja di Provinsi Sulawesi Selatan Wapres RI Gibran Rakabuming Raka menjutkan kunjunga kerjanya menuju Larantuka Kabupaten Flores Timur menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara CN-295/A-2908.

Turut hadir dalam mengantar keberangkatan Wakil Presiden RI antara lain PJ. Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Bobby Rinal Makmum, S.l.P., Pangkoopsud II Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, S.E., Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan, S.I.K., S.H., M.H., M.SI, Komandan Wing Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S dan para pejabat Lanud Sultan Hasanudin.
Sumber : Pen Hnd
Tags: Makassar
-
Ini Upaya Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB Tekan Kasus Covid-19 Di Kudus
-
Presiden Akan Luncurkan Food Estate di Gresik hingga Serahkan Sertifikat Tanah di Sidoarjo
-
Anggota Polsek dan Koramil Doro Bubarkan Perayaan Syukuran 17-an dengan Hiburan Organ TunggalÂ
-
Audi Adhikara Makin Anteng Bersama Tony Q Rastafara Band
-
Silahturahmi dan Dialogis Bhabinkamtibmas Kepada Tokoh Masyarakat Wujud Kemitraan
-
Tidak ada korban Jiwa dalam kejadian tersebut, Unit Laka pres semarang lakukan evakuasi
-
Jumat Curhat, Polres Pinrang Ajak Komunitas Tukang Ojek Bersama-sama Dalam Menjaga Kamtibmas
-
Mulai Terlihat Ramai Penyebrangan ASDP Ketapang, Menjelang Libur Panjang
-
Warga Jelambar Baru Sambut Antusias Shinta Yulia Sari, Caleg PAN Dapil 10 Nomor Urut 10
-
BUM Desa Diminta Bayar Rp30juta/Tahun, Gus Halim Minta Keringanan PT KAI


