REAKSIMEDIA.COM | Tanggamus – Pekerjaan proyek pembangunan Cor Beton Tanggul Penahan Tebing (TPT) yang berlokasi di Pekon/Desa Way Kerap Dusun Banding Agung, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus Prov. Lampung mulai disoroti oleh warga setempat. Minggu, (11/12/2022).
Pasalnya, Pekerjaan proyek yang sudah 28 hari ini yang anggarannya lebih dari 5 milyar tanpa dilengkapi atau di pasang papan nama proyek.
Sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.
Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan.
Warga dusun Banding Agung yang berinisial (S) menyoroti proyek yang anggaran begitu besar tidak di pasang papan kegiatan dan juga sangat menyayangkan jika Bronjong sungai sebagai kekuatan tanggul untuk penahan terjangan air saat banjir, rencananya juga akan di bongkar.
“seharusnya sebelum mulai pelaksanaan papan nama itu sudah terpasang biar masyarakat mengetahui. Kami sangat senang dengan pembangunan cor beton ini tapi kalau bronjong yang sudah ada jangan di bongkar,” harapannya.
Masih warga Dusun Banding Agung yang berinisial (M) juga berharap, agar penggalian untuk sapatu pondasi atau cakarayam jangan terlalu dangkal, karena dikhawatirkan saat sungai ini banjir akan tergerus dari bawah, dan warga meminta agar ada musyarah dari pihak pelaksana dan masyarakat terkait dengan pembongkaran bronjong dan penggalian tersebut.
“Keinginan kami bronjong itu jangan di bongkar dan penggalian untuk pondasi sepatu cakarayam itu jangan terlalu dangkal, nanti khawatirnya ketika banjir air ini akan menggerus kebawah cor beton, dan keluhan ini sudah pernah kami sampaikan ke pihak pelaksana,” ujarnya.
Masih di waktu yang sama, saat dilakukan konfirmasi kepada Agus, selaku Pelaksana pekerjaan, berkilah kalau papan nama itu ada dokumentasinya.
“Untuk papan kegiatan dokumentasinya ada,” kilah agus.

Selanjutnya, Agus menambahkan, terkait dengan pembongkaran bronjong itu, Agus menyampaikan agar langaung saja berkoordinasinya ke Dinas Provinsi dan Kabupaten, karena menurutnya pelaksana hanya melaksanakan pekerjaan saja, artinya mereka sudah ada komunikasi sebelumnya, kalau masalah batu-batu itu kan aset Negara, sehingga saat dilakukan pembongkaran kemarin, di saksikan oleh Dinas BPBD Kabupaten dan kami minta dari Dinas tersebut, untuk pengepokan atau di tumpuk dimana itu sudah urusan BPBD,”Lanjutnya.
“Untuk keluhan masyarakat masalah pembongkaran bronjong saya belum menerima masukan baik keluhan ataupun teguran dari warga,” tutupnya.
Laporan : Hanapi
Tags: Tanggamus
-
Kapolres Pinrang Cek Gudang KPU Serta Kontrol Pelipatan dan Penyortiran Kertas Suara Pemilu 2024
-
Selamat Untuk Sang Juara Program Jagoan Banyuwangi Di Tahun 2023″. Bupati Ipuk Serahkan Hadiah Ratusan Juta Rupiah
-
Bersama Irwan Hamid Bupati Pinrang; Sinergitas Dalam Kebersamaan Mewujudkan Keberkahan Bulan Suci Ramadan
-
Wapres Harapkan IKADI Terus Berkontribusi Tingkatkan Kualitas SDM dan Kesejahteraan Masyarakat
-
Presiden: Jangan Sampai Jalur Logistik dan Jalan Produksi Rusak Parah
-
Peduli Keselamatan Anak Sekolah, Secara Rutin Babinsa Koramil Jajaran Kodim 1710/Mimika Bantu Seberangkan Jalan
-
Pertumbuhan Positif Asia Pasifik, Momentum Tingkatkan Ketahanan Ekonomi Nasional dan Kawasan
-
Sri Asih Pilihan Penonton Superhero
-
Pesan – pesan Kamtibmas Disampaikan Personil Kepolisian Wilayah Hukum Rancabungur Sebagai Wujud Sinergi Dalam Menjaga Kamtibmas
-
Antisipasi Aksi Saling Serang, Polisi di Gowa Bubarkan Para Pemuda yang Berkumpul




