REAKSIMEDIA.COM | Gowa – Gugatan Praperadilan terhadap Reskrim Polres Gowa terkait penetapan tersangka dalam kasus pencemaran nama baik yang dilakukan perempuan oleh PA (20) dinyatakan ditolak oleh Pengadilan Negeri Sungguminasa.
Kasus ini terjadi pada Kamis (28/1/2021) di Cadika Desa Pa’bentengang Kec.Bajeng Kab Gowa
berdasarkan LP.B/538/V/2021/SPKT tgl 28 Mei 2021 tentang pencemaran nama baik dengan korban MIS (27), jelas Kasiwas Polres Gowa IPDA Syarifuddin., M.,SH.
Praperadilan yang dilakukan oleh Tim kuasa hukum pemohon yang dipimpin Ikmal Arif, SH, MH menilai bahwa penyidikan dan penetapan tersangka atas kliennya tidak sah dan tidak sesuai prosedur hukum karena tidak cukup bukti, tambahnya
Untuk meyakinkan Hakim dan penasehat hukum para tersangka kemudian, Tim kuasa hukum Polres Gowa dipimpin IPDA Syarifuddin.M,SH mengajukan jawaban sebagai bantahan terkait keberatan pihak kuasa hukum tersangka.
Tidak hanya itu, Tim Kuasa Hukum Polres Gowa juga mengajukan alat bukti surat, didepan persidangan dan Hakim tunggal melakukan pemeriksaan yang disaksikan oleh kuasa hukum pemohon (tersangka).
Dengan diajukannya pembuktian tersebut menunjukkan bahwa, semua tahapan penyelidikan dan penyidikan termasuk penetapan tersangka telah sesuai dengan UU No. 8 tahun 1981 tentang KUHAP dan Perkap No 6 Tahun 2019 tentang proses penyidikan tindak pidana.
Proses penyidikan yang dilakukan Sat Reskrim Polres Gowa sudah tepat dan sesuai SOP bahkan dilakukan secara profesional.
Proses sidang ini telah digelar hingga 7 hari sebagaimana batas sidang Pra Peradilan. Pada persidangan pembacaan putusan pada Senin pagi tadi, (23/8/2021), Hakim tunggal Praperadilan membacakan putusan gugatan praperadilan Nomor: 06/pid.pra/2021/PN.Sgm, dengan amar putusan”gugatan praperadilan dinyatakan ditolak’.
Adapun pertimbangan hakim menolak dan tidak dapat diterima gugatan praperadilan tersebut karena termohon (Polres Gowa) telah membuktikan dalil bantahan yg mana proses penyelidikan dan penyidikan berjalan sesuai prosedur sebagaimana yang di atur dalam KUHAP dan Perkap No 6 tahun 2019.
Pasca berakhirnya sidang praperadilan maka, penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap tersangka untuk dimintai keterangannya untuk proses hukum lebih lanjut sekaligus melengkapi berkas perkara sebagaimana penetapan tersangka dalam perkara pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 310 ayat (1) KUHP, pungkas Kasiwas IPDA Syarifuddin. M,SH.
Laporan : Heri Setiadi
Sumber : Humas Polres Gowa
Tags: gowa
-
Sinergitas TNI Polri Wilayah Hukum Polsek Parungpanjang Sambang Tomas Berikan Pesan Kamtibmas dan Ajak Kondusifitas Wilayah Binaan
-
Penganiayaan Seorang Perempuan Yang Terjadi Di Jalan Raya Puncak Megamendung Kabupaten Bogor
-
TNI Peduli : Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 7 Marinir dan Kodim 1715/YHK Salurkan Bansos di Yahukimo Papua
-
Hari Pertama Menjabat Kapolres Sumedang, AKBP Indra Setiawan Langsung Tancap Gas
-
Memperingati HUT RI Ke 79 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pinrang Gelar Lomba
-
Peringati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025, Ketua PWI Kabupaten Bogor : Pancasila Harus Dijadikan Pemandu Kehidupan, Bukan Hanya Sekedar Simbol
-
Wujudkan Ketahanan Pangan, Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Sejumlah Infrastruktur di Food Estate Humbang Hasundutan
-
Bupati dan Forkopimda Sambut Kedatangan Kapoldasu Dalam Rangka Kunker dan Syukuran Mapolres Tapanuli Selatan
-
Agung Rian dan Jurnalis Capai Kesepakatan Damai, Kasus Resmi Ditutup dengan Restoratif Justice
-
Belasan Ribu Botol Miras Hasil Operasi Pekat di Halaman Mapolres Subang

