REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menegaskan, Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) mampu menyatukan seluruh data informasi pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan hingga pelaporan di seluruh daerah Indonesia. Selain itu, SIPD mampu menyeragamkan proses pengelolaan keuangan daerah.
“Saat ini Kemendagri dalam mengevaluasi APBD bisa dengan cepat, dan daerah tidak perlu mengirimkan dokumen berkardus-kardus dokumen yang berupa kertas,” ujar Fatoni dalam acara Bincang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) sekaligus Soft Launching SIPD sebagai Aplikasi Umum bagi Pemerintah Daerah di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (10/12/2022). Acara yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia).
Lebih lanjut Fatoni membeberkan sejumlah manfaat dari penggunaan SIPD. Ini misalnya dapat menghemat penggunaan anggaran daerah dalam membangun sistem pemerintahan berbasis elektronik di bidang perencanaan, keuangan, dan pelaporan. Sebab, SIPD dapat digunakan Pemda secara gratis.
Dengan demikian, SIPD dapat mempercepat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di seluruh daerah. Dengan begitu, sistem ini dapat memudahkan penyediaan informasi mengenai keuangan daerah kepada masyarakat yang membutuhkan karena diterapkan secara transparan.
“(Manfaat lainnya) menghasilkan layanan informasi pemerintah daerah yang saling terhubung dan terintegrasi berbasis elektonik, dan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan efisien,” terang Fatoni.
Selain itu, lanjut Fatoni, pemerintah pusat juga dapat lebih mudah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap daerah. Hal ini karena SIPD menyediakan berbagai informasi pemerintahan secara lengkap dan utuh. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan dan perumusan kebijakan kepada daerah.
“Bisa saja dilakukan dari kantor untuk memperoleh data tanpa harus datang ke lapangan,” ujar Fatoni.
Fatoni meyakini, penggunaan SIPD dapat memudahkan berbagai urusan pemerintahan. Hal ini karena sistem tersebut dibangun berbasis elektronik, sehingga aksesnya lebih mudah dan cepat. Selain itu, SIPD dibangun secara sistematis sehingga data yang terhimpun lebih akurat.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Peringati 1 Muharam 1444 H, LSM Pakem Santuni Anak Yatim Piatu dan Dhuafa di SDN Pekauman 2 Kota Tegal
-
Aksi Tidak Terpuji Terjadi Di Lingkungan Sekolah, Yang Dilakukan Oleh Teman Satu Sekolahnya
-
Meriahkan HUT RI ke-78, Kapolres Metro Jakut Hadiri Pembukaan Festival Danau Sunter 2023
-
Berkat Bupati Tapanuli Selatan, Bocah Korban Pohon Tumbang di Sipirok Kini Dirawat di Medan
-
Kunjungi Pasar Sukaramai, Presiden Tinjau Kondisi dan Harga Sejumlah Komoditas Pangan
-
Resmob Pinrang Kandangkan Tiga Pria Bersama Seorang Wanita Kawanan Pencurian Dan Penadah Handphone
-
Kasus Dugaan Ayah Perkosa 3 Anak di Luwu Timur, Kapolda Sulsel: Polri Tak Pernah Khianati Tugas
-
Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan Yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia di TPI Idi
-
Gelar Wayang di Kampung Halaman, Paiman Apresiasi Jokowi Ubah Paradigma Orang Biasa Bisa Jadi Pejabat
-
Forum Anak Bumi Lasinrang Dan Pemkab Pinrang, Bersinergi Untuk Anak Pinrang

