REAKSIMEDIA.COM | Badung – Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan berbagai progres kemajuan pelayanan administrasi kependudukan. Ada masanya Dinas Dukcapil bekerja sendirian, karena pelayanan belum didistribusikan sampai ke level terbawah.
Oleh karena itu, Dirjen Zudan menekankan Dinas Dukcapil jangan bekerja sendirian dalam pelayanan adminduk. Dia meminta Dinas Dukcapil merangkul pemerintahan tingkat kecamatan dan kelurahan. Artinya, layanan dokumen kependudukan itu harus didistribusikan hingga ke tingkat desa/kelurahan.
“Pelayanan adminduk jangan berhenti di Dinas Dukcapil. Risikonya besar, pelayanan menjadi lambat karena dikerjakan sendiri. Masyarakat pun dibuat susah karena ongkosnya mahal, waktunya lama untuk mendatangi kantor dinas yang jauh dari tempat tinggal. Ujungnya penyelesaian pekerjaan menjadi lama,” tutur Dirjen Zudan saat mengunjungi pelayanan adminduk di desa percontohan Perbekel Pecatu, Jl. Raya Uluwatu Pecatu, Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (2/3/2023).

Itu sebabnya, dalam UU Adminduk No.23 Tahun 2006 dulu, standar operating procedure (SOP) pelayanan adminduk memakan waktu 14 hari kerja. “Sekarang mulai bergerak, sejak bulan Mei 2017 pelayanan adminduk terus lebih cepat. Waktu Rakornas di Gorontalo kita meluncurkan Semedi, pelayanan sehari mesti jadi,” ungkap Zudan.
Bahkan Zudan meminta aparatur Dukcapil jangan cepat berpuas diri, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan lebih cepat lagi, misalnya setengah hari mesti jadi. “Setelah terlatih mengerjakan, tahun 2025 nanti Dukcapil Badung bisa melayani satu jam mesti jadi. Kalau sudah jalan bagus, jangan puas diri: Setengah jam mesti jadi. Dengan kolaborasi kerja bersama dan bersama bekerja itu pelayanan bisa meningkat dengan sangat baik,” ujarnya seraya memuji Perbekel Pecatu, Camat Kuta Selatan, dan Kadis Kabupaten Badung yang telah menunjukkan contoh baik berkolaborasi antarpemerintahan dengan sangat bagus.
Zudan mengaku sudah banyak berkunjung ke berbagai Disdukcapil di daerah. Dirinya terus memacu beberapa Disdukcapil yang hanya menggelar pelayanan di tingkat kabupaten. “Di Kabupaten Badung ini saya berterima kasih pelayanan adminduknya sampai ke tingkat desa,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
-
Empat Kuliner Ini Ditetapkan Kemenkum HAM Jadi Pengetahuan Tradisional Asli Banyuwangi
-
Melalui Komsos, Babinsa Timika Berikan Motivasi Kepada Petani Jagung Di Wilayah Binaan
-
Pilkada 2024, Ketua Bawaslu Mukomuko: Mari Sukseskan Pemilukada dengan Aman dan Lancar serta Semuanya Bahagia
-
DBD Mengganas, Seorang Warga Desa Kotapraja Air Manjunto Jadi Korban
-
Wakapolres Tegal tinjau gerakan percepatan vaksinasi Nasional
-
Selama Ops Patuh Candi, Satlantas Polres Kendal Terus Laksanakan Kegiatan Dikmas bagi Masker dan Brosur
-
Kasetpres: Istana Hanya Meminta Hasil Tes PCR
-
Monitoring Kantor Bawaslu dan Kantor Kpu Kabupaten Bogor Dimana Sat Samapta Polres Bogor Melaksanakan Patroli OMB sebagai Pengecekan Situasi Keamanan menjelang Pemilu Tahun 2024 agar Kondusif
-
Tingkatkan Penggunaan Pupuk Organik, Presiden Minta Mentan Ubah Ketentuan Pupuk Bersubsidi
-
Divkum Polri Gelar Rakernis : Penguatan Fungsi Hukum untuk Polri Presisi

