REAKSIMEDIA.COM | Jawa Barat – Kementerian Transmigrasi perkuat infrastruktur digital dan keamanan siber guna mendukung pembangunan kawasan transmigrasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kedua pihak sepakat untuk saling mendukung sesuai tugas dan fungsi masing-masing instansi.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan pentingnya dukungan BSSN dalam penyediaan infrastruktur digital, khususnya jaringan internet yang stabil dan aman guna menunjang Kampus Patriot di sejumlah kawasan transmigrasi.
“Kami akan membangun tiga Kampus Patriot di Kawasan Barelang, Batam; Mamuju, Sulawesi Barat; dan Salor, Papua. Kami mohon bantuan BSSN untuk dukungan sinyal karena para mahasiswa akan menjalani pendidikan jarak jauh,” ujar Menteri Transmigrasi.
Menteri Iftitah menjelaskan, Kementerian Transmigrasi akan memberikan beasiswa Patriot kepada mahasiswa S2 dari tujuh kampus yakni Universitas Indonesia (UI), IPB University, Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Para penerima beasiswa patriot akan terjun langsung ke kawasan transmigrasi sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang bertugas menjadi tim pendahulu (advance) untuk melakukan pemetaan potensi wilayah. Mereka akan belajar di Kampus Patriot yang berlokasi di kawasan transmigrasi untuk menciptakan solusi yang dihadapi para transmigran.
“Tahun ini kami kirim mahasiswa untuk tinggal bersama transmigran. Mereka menjadi ‘dokter’ bagi transmigran, misalnya membantu persoalan hama, pertanian, dan lainnya,” tutur Menteri Transmigrasi.
Kepala BSSN, Letjen (Purn) Nugroho Sulistyo Budi, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menyatakan kesiapan BSSN untuk bersinergi dengan Kementerian Transmigrasi.
“Terima kasih atas kepercayaan kepada BSSN untuk mendukung Kementerian Transmigrasi. Kami siap berkoordinasi dan memberikan layanan. BSSN bekerja 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, untuk memonitor dinamika ancaman, khususnya yang menyasar kementerian dan lembaga,” kata Kepala BSSN, Nugroho.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BSSN menyatakan telah memberikan dukungan kepada Kementerian Transmigrasi khususnya dalam melindungi aset digital, termasuk pengamanan situs resmi dari potensi serangan siber.
“BSSN membantu monitoring dan support. Sistem transmigrasi juga sudah ada sejak November tahun lalu,” ujar Kepala BSSN.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama lintas sektor guna mewujudkan ekosistem digital yang aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung percepatan pembangunan kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. (AAF)
Sumber: Kementerian Transmigrasi
Foto: Humas Kementerian Transmigrasi / Darwis E. Bulan dan Misael Adventian
Tags: Jawa barat
-
Seri Diskusi Forum Milenial Nusantara/FMN Bertema “Pembangunan IKN Menjadi Tonggak Dimulainya Peradaban Baru”
-
Disamping Silahturahmi Sinergi Antara Pihak Kepolisian Dengan Warga Dan Pemerintaan Desa / Kelurahan Juga Memberikan Sosialiasi Serta Himbauan Kamtibmas Terus dilakukan
-
Bakamla RI Jemput 16 Nelayan Indonesia Yang Ditangkap Malaysia
-
Jaga Kestabilan Harga Beras, Para Babinsa Dari Kodim 1710/Mimika Bekerja Sama Dengan Perum Bulog Terus Menjual Beras SPHP Untuk Warga Mimika
-
Banjir Pujian saat Yusna Band Gelar Konser Musik Di Wapress Bulungan Jakarta
-
Kabidhumas Polda Jateng: Hasil Tes DNA Kerangka di Marina Identik dengan Iwan Budi Paulus
-
Bhabinkamtibmas Barombong Gowa Awasi Penyaluran BLT Dana Desa warga Prasejahtera Desa Kanjilo
-
Bupati Pinrang Menerima Audiens Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Pinrang (BPD- KKP) Makassar Diruang Kerja Bupati
-
Dirlantas Polda Jateng: Setiap Masyarakat Yang Keluar Dan Masuk Kabupaten/Kota, Wajib Menunjukkan Surat Keterangan Swab Antigen
-
Peduli Dan Bentuk Empati Polri, Kasat Lantas Polres Mukomuko Beri Bantuan Kepada Korban Kebakaran


