REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Transmigrasi mempercepat penguatan kawasan transmigrasi sebagai basis produksi pangan nasional guna mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan langkah tersebut telah berjalan melalui kolaborasi lintas kementerian dan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami sudah memiliki MoU dengan Kementerian Pertanian, juga dengan Kementerian Desa, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian ATR/BPN untuk penyediaan lahan, hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Menteri Iftitah di Jakarta beberapa waktu lalu.
Mentrans menjelaskan, swasembada pangan kini tidak lagi hanya berfokus pada padi, tetapi juga mencakup sektor perikanan dan komoditas lainnya yang dikembangkan di kawasan transmigrasi.
“Tidak terbatas pada padi saja, sekarang kami juga mengembangkan ikan dan sektor perikanan lainnya. Ini sudah berjalan dan sudah ada hasilnya di beberapa tempat,” kata Mentrans.
Kontribusi kawasan transmigrasi terhadap produksi pangan nasional pun signifikan. Untuk komoditas padi, sekitar 40 persen produksi di Sumatera Selatan berasal dari kawasan transmigrasi. Sementara di Merauke, kontribusinya mencapai lebih dari 60 persen.

Selain itu, komoditas hortikultura seperti durian juga didominasi dari kawasan transmigrasi Sulawesi Tengah (Sulteng). Di Kabupaten Parigi Moutong Sulteng, sekitar 80 persen produksi durian berasal dari wilayah tersebut.
Menteri Iftitah menjelaskan kekuatan utama kawasan transmigrasi terletak pada ketersediaan lahan dan tenaga kerja transmigran. Untuk memperkuat peran tersebut, pemerintah mendorong transformasi melalui tiga pilar utama.
Pertama, peningkatan pengetahuan dan teknologi melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dalam program Transmigrasi Patriot. Kedua, penguatan investasi dengan menggandeng investor dalam dan luar negeri, termasuk dari Tiongkok.
Ketiga, penguatan rantai pasok melalui kehadiran offtaker yang siap menyerap hasil produksi. Dengan langkah tersebut, Kementerian Transmigrasi optimistis kawasan transmigrasi akan semakin berperan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus pilar penting dalam mendukung agenda swasembada pangan nasional. (AAF)
Sumber : Tim Kementerian Transmigrasi
Tags: jakarta
-
Polres Pematangsiantar Melaksanakan Vaksinasi Massal Tahap Ke -II Serentak Dengan Jajaran Polda Sumut
-
REMEMBER NOVEMBER Ajang Konser Musik Anak Negeri
-
Pasien RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr M Thomsen Nias di GUNUNGSITOLI keluhkan menu sarapan pagi
-
Hari BUM DESA, Tiga Gubernur Terima Penghargaan Kemendes PDTT
-
Pakar Tempur Prajurit TNI Tinjau Medan Super Garuda Shield TNI
-
Harga Kopra Turun, Presiden Jokowi: Harga Komoditas Ditentukan Pasar Internasional
-
Indonesia dan Turki Sepakati Joint Action Plan 2026–2027: Wujudkan Pasar Kerja Inklusif hingga Berbagi Konsep ‘Model Factory’
-
Kasus Konfirmasi Harian COVID-19 Turun Hingga 9.629, Terendah Sejak Akhir Januari 2022
-
Iming-iming Beri Nilai Tinggi, Oknum Guru Agama Cabuli 15 Siswinya
-
Presiden Joko Widodo Lantik Dewan Pengarah, Kepala, dan Wakil Kepala BPIP



