Ekonomi Sukabumi di Jalur Positif Fondasi Kuat Menuju RPJMD 2025 – 2029

REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – Perekonomian Kota Sukabumi terus menunjukkan performa yang menggembirakan. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi menegaskan, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) daerah ini berhasil bertahan di atas 5 persen dalam dua tahun terakhir. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa pemulihan pascapandemi berjalan efektif dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, menjelaskan bahwa tren pertumbuhan ekonomi terus menguat sejak 2020. “Alhamdulillah, kalau melihat data resmi dari BPS, LPE Kota Sukabumi dari 2020 hingga 2024 menunjukan arah yang positif,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

Meski sempat terkontraksi minus 1,48 persen pada 2020 akibat pandemi COVID-19, ekonomi Sukabumi berhasil pulih dengan cepat. Yakni tumbuh 3,37 persen pada 2021, melonjak menjadi 5,35 persen di 2022, dan stabil di kisaran 5,12 persen (2023) serta 5,11 persen (2024).

“Walaupun sempat anjlok, pemerintah mampu memulihkan ekonomi dengan cepat dan berkelanjutan,” tegas Erni.

Keberhasilan ini bahkan menempatkan Sukabumi di atas rata-rata pertumbuhan Provinsi Jawa Barat dan nasional, menjadikannya salah satu daerah dengan pemulihan ekonomi tercepat di Jabar. Sektor perdagangan, industri pengolahan, serta jasa pendidikan dan kesehatan menjadi tulang punggung pertumbuhan. Geliat UMKM dan peningkatan investasi lokal turut menjaga momentum ekonomi kota.

Pemulihan ini menjadi fondasi penting bagi Pemkot Sukabumi untuk merealisasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, yang menargetkan LPE antara 5,24 hingga 7,62 persen. Dengan tren positif yang sudah terbukti, optimisme untuk mencapai target semakin besar.

Erni menambahkan, kini, pemerintah daerah fokus memperkuat kebijakan ekonomi inklusif dan inovatif, sekaligus meningkatkan daya saing daerah dan ketahanan ekonomi masyarakat. Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan Kota Sukabumi: Inovatif, Mandiri, Agamis, dan Nasionalis (IMAN).

Baca juga:  Semarakkan HUT ke-80, TNI AU Wilayah Makassar Gelar Bazar Murah

“Pemkot juga memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, agar SDM kita siap menghadapi tantangan dan perkembangan teknologi,”pungkasnya.

Laporan : Leli

Tags: