REAKSIMEDIA.COM | Depok – Kemitraan yang di harapkan antara UMKM dengan koperasi, dapat bersinerg. Kebutuhan UMKM itu apakah terkait dengan bahan baku, dan pembiayaan dimana pembahasan itu bisa dilakukan oleh koperasi.Demikian ungkap, Mohammad Thamrin Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok.
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, meenggelar forum Renja (Rencana Kerja) yang di gelar bertempat di gedung Balatkop, Sukmajaya, Kota Depok. Kamis (6/3/25).
Kembali,Mohammad Thamrin Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, mengatakan UMKM dan Koperasi harus kuat menjalin kemitraan.
“Jadi kemitraan yang kita harapkan antara UMKM dengan koperasi ini bersinergi, jadi kebutuhan UMKM itu apakah terkait dengan bahan baku, apakah terkait dengan pembiayaan apa, terus pembahasan itu bisa dilakukan oleh koperasi.”
M.Thamrin mengatakan, bahwa pihaknya saat ini sudah ada kerjasama dengan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) terkait dengan pembuatan foto produk katalog.
“Kita sudah kerjasama juga dengan PNJ terkait dengan pembuatan foto produk katalognya, jadi nanti di Hotel-hotel itu akan dipajang katalog UMKM,”ujarnya.
Hal ini digagas oleh teman-teman dari mahasiswa PNJ dan gratis, bentuk kepedulian pada UMKM Kota Depok.
Masih,lanjut M.Thamrin,dikatakan selain itu juga juga harus berkolaborasi dengan pihak-pihak lain untuk memajukan UMKM di Kota Depok.Langkah ini merupakan salah satu upaya mendorong pengembangan koperasi dan UMKM di Kota Depok,jelasnya.

Untuk diketahui,sebelumnya Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok menggelar Kick Off Program Wirausaha Baru 2024 dengan sinergi dan kolaborasi menuju Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Naik Kelas di Bumi Wiyata pada tanggal 20 Mei 2024 yang lalu.
Tujuan dari program wirausaha baru untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam berwirausaha yang benar serta mengedepankan bisnis di masing-masing lingkungan.
Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan manajemen usaha, mengembangkan produk melalui branding pemasaran dengan teknologi digital, menjadikan keluarga sejahtera menyerap tenaga kerja dan menjadi tulang punggung di Kota Depok.
Pada kegiatan wirausaha ini telah diseleksi sebanyak 93 orang pendamping terdiri dari, 7 orang pendamping tingkat kota dan 11 orang pendamping tingkat kecamatan.
Ada 63 orang pendamping tingkat kelurahan juga 11 orang tenaga instansi pendamping di tingkat kota dan 1 orang tenaga instansi tingkat kota.
Laporan : Johannes.P
Tags: Depok
-
Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera: Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase
-
Presiden Jokowi: Kalau Kita Punya, Jangan Impor
-
TNI AU Berhasil Emban Misi Kemanusiaan Dengan Membawa 14 WNI dari Myanmar
-
Puskesmas Pasar Simpang Tolak Berikan Surat Rujukan Pada Pasien
-
Kepala BPSDM Kemendagri Tekankan Pentingnya Kompetensi BerAKHLAK dan Manajerial bagi Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator
-
Resmi Ditutup Program TMMD ke-123 Wilayah Kodim 1510/Sula, ini Amanat Pangdam XV/Pattimura
-
Dihadapan Kader Pemuda Pancasila, Kapolri Serukan Pentingnya Persatuan-Kesatuan
-
Kapolda Jateng Jamin Keamanan Gelaran Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan Solo
-
Mendagri Sampaikan Pentingnya Pengambilan Kebijakan Berbasis Riset
-
Raden Adipati Lantik Enam Pejabat Eselon Dua

