REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Gerakan perlawanan terhadap praktek politik uang akan semakin kuat apabila didukung oleh semua pihak. Oleh karena itu, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi terus mendukung peran aktif desa untuk pencegahan politik uang menjelang penyelenggaraan pemilu.
Hal demikian disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menerima kunjungan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yakni Lolly Suhenti dan Puadi terkait Gerakan Desa Anti Politik Uang di Kantor Kemendes PDTT pada Rabu (10/8/2022).
“Kami siap bersinergi, seperti misalnya dana desa dapar digunakan untuk kampanye antipolitik uang dengan membuat flyer atau spanduk dari dana desa dll,” kata Gus Halim sapaan akrab-Abdul Halim Iskandar.
Gus Halim berharap gerakan desa anti politik uang dari yang semula sebagai gerakan moral, akan menjadi gerakan sosial yang membumi bagi semua lapisan masyarakat . Terkait teknis pemanfaatan dana desa untuk gerakan tersebut, menurutnya harus tetap tetap berdasarkan hasil Musyawarah Desa (Musdes).
“Kita hanya melihat dan mengingatkan harus ada gerakan antipolitik uang. Semuanya kita serahkan di Musdes,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu RI Lolly Suhenti menyampaikan, Bawaslu RI tengah mengedepankan proses pencegahan terhadap adanya hal-hal yang dapat merusak dan menciderai pesta demokrasi yakni Pemilihan Umum (Pemilu). Salah satu yang dapat merusak dan menciderai itu yakni persoalan politik uang. Sehingga, perlu adanya gerakan anti politik uang.
Oleh karena itu, Bawaslu berharap gerakan desa antipolitik uang ini mendapat dukungan dari Kemendes PDTT.
“Kita ingin Memastikan bagaimana partisipasi masyarakat didesa-desa itu muncul dengan turut melakukan pengawasan secara mandiri dan mendorong masyarakat untuk berani menolak politik uang,” kata lolly.
Dalam pertemuan tersebut, Kemendes PDTT dan Bawaslu akan kembali mengadakan pertemuan lebih lanjut untuk mensinkronkan kembali gerakan Desa Antipolitik Uang.
Menerima audiensi Bawaslu RI, Gus Halim didampingi Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Sugito.
Laporan : Suryadi
Sumber : Rusli/Kemendes PDTT
Tags: jakarta
-
Mendes : MoU dengan Universitas Brawijaya dan Rembug bersama di Bojonegoro
-
Vaksinasi Lansia Digencarkan dengan Sistem Jemput Bola
-
Walikota Sukabumi Terbitkan Surat Edaran Dan Aturan Lengkap PPKM Hingga 2 Agustus
-
Mahfud MD Imbau Aparat Respon Laporan Pungli dengan Baik, Jangan Ditindak
-
Tim Gabungan PPKM, Swab Belasan Pengendara Yang Langgar Prokes
-
Presiden Jokowi Hadiri Forum Bisnis Pertama Indonesia-Papua Nugini
-
Danyang Mahar Tukar Nyawa: Film Horor Indonesia dengan Pesan Moral dan Misteri Budaya Jawa Tayang serentak di Malaysia, Singapore, dan Brunei Darussalam
-
Kementerian PUPR Lakukan Langkah Tanggap Darurat Pasca Kenaikan Pasang Air Laut di Jawa Tengah
-
Resmikan AMN Surabaya, Presiden: AMN Bangun Kerukunan Mahasiswa Antardaerah
-
Hadiri Inaugurasi Bela Negara Karyawan BUMN, Erick: Mari Bantu BUMN untuk Indonesia yang Maju

