REAKSIMEDIA.COM | Simalungun – Masyarakat Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara sangat kecewa, karena jika berobat ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit Umum /Swasta di wilayah Kota Pematang Siantar dan Simalungun Provinsi Sumatera Utara merasa ketakutan, hal ini diungkapkan langsung oleh korban covid-19.
Menurutnya selama ini yang terjadi, dimana Korban Laka Lantas saja bisa disebut korban covid-19, padahal belum ada pemeriksaan dari pihak Gugus Tugas covid-19 atau pihak Medis yang memeriksa melalui tes Swab.

Kristin Nova Panjaitan korban Laka Lantas tak sempat dirawat di RS Vita Insani Pematang Siantar SumateraUtara
Dan pengalaman pun sempat terjadi baru-baru ini, dimana salah satu korban Laka lantas terhadap Kristin Nova Leli Panjaitan warga Huta Tiga Nagori Lumbang Lintong Kelurahan Mariah Hombang Kecamatan HutaBayu Raja Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, yang mana sempat di terlantarkan oleh pihak RS Vita Insani Pematang Siantar SumateraUtara selama 6 jam, Selasa (20/7/21) karena disodor surat pernyataan bahwa korban terpapar covid-19, dan pihak keluarga tak mau menanda tangani nya akhirnya pasien tak di tangani pihak medis.
Akhirnya atas kasus ini, salah satu Anggota Dewan DPRD Simalungun H. Badri Kalimantan, Jumat (30/7/21) angkat bicara dan menjawab pertanyaan awak Media, tentang keresahan masyarakat Simalungun untuk berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit, berharap kepada pihak Rumah Sakit, agar jangan langsung memvonis yang berobat disebutkan terpapar covid-19, karena belum tentu yang datang ke Rumah Sakit terpapar covid-19.
“Seharusnya diperiksa terlebih dahulu dengan tes Swab, apakah positif atau Negatif, karena semua harus ada aturannya, jangan langsung disebut terpapar covid-19, jadi akhirnya masyarakat ketakutan berobat ke Puskesmas,” ujarnya mengakhiri pembicaraan dengan awak media.
Laporan : SYAM Hadi Purba Tambak
Tags: simalungun
-
Pohon di Depan PG Sragi Tumbang, Akses Jalan Sebagian Tertutup
-
Kapolri Instruksikan Jajarannya Percepat Distribusi Bansos PPKM Darurat ke Warga
-
Empat Poin Pembicaraan Presiden Jokowi dengan Pengusaha PEA
-
Perencanaan kurang matang: Proyek IPAL Komunal 3 Desa di Kabupaten Tapanuli Selatan di Kerjakan Asal Jadi
-
Fitri Carlina, Mita The Virgin Sambut Hangat Peluncuran Multi Channel Network NAGADIGIT “Music For The Future”
-
Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera: Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase
-
Masuk 50 Besar ADWI 2022, Menparekraf Dorong Desa Wisata Kambo Sulsel Optimalkan Atraksi Wisata
-
Purna Bakti, Camat Air Manjunto Pamit Kepada Mitra Kerja
-
Kapolri Gelorakan Semangat Persatuan-Kesatuan Saat Tutup Porseni NU
-
Atasi Kesulitan Masyarakat, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Karya bakti Pembenahan Saluran Air Bersih



