REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko Bengkulu – Hal tersebut disampaikan oleh tim monitoring Harga TBS Kabupaten Mukomuko, Drs Bustari Maller MM. M.Hum diruang kerjanya ketika dikonfirmasi terkait perkembangan harga TBS di kabupaten Mukomuko, Rabu (8/6/22).
Asisten 2 juga menyampaikan beberapa hal yang menyebabkan harga sawit saat ini lebih tingg dari harga sawit di Kabupaten tetangga,” Pabrik kita disini banyak ada 14 pabrik didaerah kita, dibanding dari kabupaten tetangga seperti Pessel, Curup dan Utara, selain itu beberapa
Pabrik juga berperan penting menyerap TBS petani kita dikarenakan pabrik tersebut tidak memiliki kebun plasma seperti pabrik KSM di Tanjung Alai,” ungkap Bustari.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko juga berupaya agar pabrik tetap menerima TBS dari petani agar roda perekonomian masyarakat tetap berjalan,” Pabrik Jangan sampai tutup, karena kalau tutup pasti akan berdampak kepada petani kita dan kita dari pemerintah daerah mendorong terus agar keberlangsungan petani sawit dikabupaten Mukomuko tetap berjalan, ini yang menjadi harapan Bupati Mukomuko kepada Tim agar perekonomian masyarakat kabupaten Mukomuko tetap berjalan walau kita harus sabar menunggu harga TBS kembali berpihak kepada masyarakat,” ujar Asisten 2.
Lebih lanjut Bustari mengatakan,” dari kabar terbaru yang kita terima hari ini, pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan telah mengeluarkan kebijakan terbaru bahwa pajak ekspor CPO turun setelah adanya regulasi lewat PMK no 23/PMK.05/2022 tentang tarif biaya pungutan eksport CPO dan ini diharapkan dapat berdampak kepada peningkatan harga beli TBS di masyarakat kita,” ungkap Asisten 2.
” kami dari pemerintah daerah juga berharap kepada masyarakat untuk dapat memahami keadaan yang terjadi saat ini, kami dari pemerintah daerah tidak akan membiarkan hal hal yang menjadi beban masyarakatnya, disinilah pemerintah hadir untuk masyarakatnya, dan berharap kepada masyarakat juga harus bersabar, kurangi belanja kebutuhan yang tidak perlu (konsumtif), dan semoga pemerintah bisa mengembalikan harga sawit yang berpihak kepada petani,” tutur Asisten 2 mengakhiri.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar.
Tags: mukomuko bengkulu
-
Polsek Tanjungsari Polres Bogor Selidiki Aksi Pencuruian Yang di Sertai Dengan Kekerasan Terhadap Korbannya
-
Kodam I/BB Bangun Komsos Untuk Sinergikan Kekuatan Ruang, Alat serta Ciptakan Kondisi Juang yang Tangguh
-
Kabid Humas Polda Jabar: Polisi Bantu Korban Tanah Longsor di Desa Sukarama
-
Dua Orang Meninggal Dunia Dalam Laka Lantas di Cileungsi Bogor, Pihak Kepolisian Gelar Olah TKP
-
Kapolres Kendal: Pemuda Mabuk Nekat Membunuh Lantaran Sakit Hati dan Emosi
-
Mentan SYL Lantik Andi Nur Alam Syah Jadi Dirjen Perkebunan, Harapan Baru Akselerasi Kemajuan Pertanian
-
Kapolda Sulteng Lantik Kapolresta Palu, Dirsamapta dan Kepala SPKT Polda Sulteng
-
Kerennn…Open Turnamen Dusun Baru CUP II Pecahkan Rekor Peserta Terbanyak se Provinsi Bengkulu
-
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Polres Mukomuko Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III
-
Penggeledahan KPK di BAPPENDA dan BKPSDM Kabupaten Bogor, di Duga ada Indikasi Mengarah pada Penetapan Tersangka


