REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kepala Desa bersama beberapa perangkat Desa Tlajung Udik Kabupaten Bogor, memberikan info langsung kepada awak media terkait viralnya tudingan pemberitaan dugaan hubungan terlarang seorang oknum staf Desa Tlajung Udik.
Dalam informasi yang disampaikan oknum staf Desa dengan tegas menepis anggapan bila dirinya tidak pernah melakukan hubungan terlarang yang disangkakan kepada dirinya.
” Saya luruskan, bahwa saya gak ada pernah melakukan hubungan terlarang dengan inisial RA seperti yang ramai diberitakan, dan sampai saat ini saya masih komunikasi baik dengan RA maupun suaminya. Ini semua miss komunikasi hingga terjadi salah paham saja,” tegasnya Andi staf Desa Tlajung Udik kepada awak media.
Lalu dihadapan awak media untuk mematahkan tudingan tersebut Andi menunjukkan bukti pernyataan kesalah pahaman disertai tanda tangan di atas materai dari kedua belah pihak antara RA yang didampingi suaminya dan Andi didampingi istrinya.
Untuk memulihkan kepercayaan juga menjaga hubungan kinerja Andi meminta maaf kepada masyarakat dan Kepala Desa dengan perangkatnya atas ketidak nyamanan dampak dari adanya pemberitaan yang ternyata sebuah kesalahpahaman.
Dalam kesempatan yang sama, di tempat yang sama Kepala Desa (Kades) Tlajung Udik Yusuf Ibrahim mengungkapkan, akan memastikan mengevaluasi setiap perilaku, sikap, dan tugas pekerjaan pegawai perangkat pemerintah Desa Tlajung Udik dalam menjalankan tugas fungsinya melayani warga masyarakat, siapapun itu.
Namun terkait pemberitaan kepada staf desa yang katanya diduga ada hubungan lanjut dengan inisial RA tersebut sudah jelas itu semua tidak ada dan itu hanya sebuah miss komunikasi sampai kepada kesalah pahaman. Dan tegas staf desa tersebut tidak ada melakukan hubungan terlarang dalam bentuk apapun yang saling merugikan ataupun merugikan pihak manapun.
Konon tidak ada sedikit pun perbuatan atau tindakan terlarang (Pelecehan/Asusila). Maka jelas semua teman teman awak media sudah mendengarkan secara langsung informasi langsung disampaikan oleh staf desa kami di aula kantor dDesa Tlajung Udik selasa 07 April 2026. Maka dari itu semua sudah clear, jelas tidak ada hal-hal maupun hubungan tersebut. Namun tetap secara aturan evaluasi dalam desa kami, staf tersebut kami berikan peringatan teguran lisan.
“Saya pastikan dalam setiap satu bulan staf – staf akan di evaluasi, mau Sekdes atau siapa pun. Intinya jaga kreblelitas.
Saya minta juga berharap ini jadi pelajaran bagi semua staf desa tlajung udik,” beber Yusuf Ibrahim pada Selasa di aula desa tlajung udik.
Tags: jakarta
-
BLT-DD Bulan Desember dI Cairkan
-
Pengurus Baru PWI Provinsi Bali Dilantik, Wagub Sepakat Sekolah Jurnalistik
-
Gus Halim Ingin Kerjasama Pertamina dan BUMDes Tanpa Pihak Ketiga
-
Biopori di SMAN 1 Cikembar Sebagai Aplikasi Dari Visi Dan Misi
-
Bhabinkamtibmas Polsek Sukaluyu Polres Bogor Sambangi Warga Desa Sukaluyu Kec. Nanggung Kab. Bogor Sampaikan Himbauan Terkait TPPO dan Kamtibmas
-
Tinjau Tiga Lokasi Banjir Kota Semarang, Kapolda Jateng: Air Mulai Surut, Kendaraan Ukuran Sedang Bisa Lewat
-
Bupati Tegal Resmikan BUMDes dan Launching Jatimulya Smart
-
Peringati Tragedi Kebakaran Lapas kelas 1 Tangerang, Kapolres Serang Kota bersama Kabid Humas Polda Banten lakukan Doa Bersama
-
Dukung Kebijakan Pengurangan Emisi Karbon, Kementerian PUPR Bangun 50 Ribu Unit Rumah Berkonsep Green Building
-
Peduli Kebersihan Lingkungan, Babinsa Sanankulon Bersama Warga Masyarakat Gelar Kerja Bakti





