REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya kebijakan satu peta dalam mendukung penyelenggaraan pembangunan nasional.
Hal itu disampaikan Yusharto saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Revisi Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Kewenangan Akses untuk Berbagi Data dan Informasi Geospasial melalui Jaringan Informasi Geospasial Nasional dalam Kegiatan Percepatan Kebijakan Satu Peta (PKSP) secara virtual, Rabu (13/4/2022).
Yusharto menjelaskan, sejumlah strategi penguatan program kerja pasca 2021. Hal itu seperti memperkuat kebijakan satu peta untuk memperluas berbagi data ke publik dalam mendukung ragam aktivitas berbasis data spasial. Selain itu, untuk memutakhirkan Informasi Geospasial Tematik (IGT) agar sesuai kondisi di lapangan dibutuhkan cloud computing dan data analytics pada geoportal PKSP, yakni berupa penambahan fitur pada kedua aspek tersebut.

Tak hanya itu, perlu juga memperkuat peran institusi secara permanen yang mendukung kebijakan satu peta. Institusi itu bertugas mengoordinasikan seluruh inisiatif strategis kebijakan tersebut, baik di level strategis maupun teknis pemetaan.
“Serta skema insentif/disinsentif yang mumpuni, di mana perlunya pengenaan skema insentif/disinsentif yang mumpuni untuk mendorong implementasi berbagai inisiatif strategis kebijakan satu peta kedepannya,” katanya.
Sementara itu, Asisten Deputi Penataan Ruang dan Kawasan Strategis Ekonomi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dodi Slamet Riyadi menjelaskan, aplikasi cloud computing dan data analytics ditujukan untuk mendukung percepatan penyelesaian tumpang tindih pemanfaatan ruang. Ini berkaitan dengan seluruh lembaga/unit kerja dan sumber daya manusia yang ditugaskan dalam pelaksanaan PKSP agar beroperasi secara maksimal.
Menurutnya, geoportal PKSP mampu mengakomodir kegiatan pembaruan data dan penambahan peta tematik secara daring maupun melalui penelusuran kasus secara aktual. Selain itu, geoportal PKSP dapat mengakomodir pemetaan partisipatif publik secara daring untuk penyempurnaan Informasi Geospasial Dasar (IGD) skala besar yang dibutuhkan dalam mempercepat sinkronisasi data. (*)
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Babinsa Koramil Kota Amankan Kegiatan Perayaan Hari Anak Nasional 2024 Di Distrik Kwamki Narama Kabupaten Mimika
-
Secara Virtual, Wakil Bupati Mukomuko Panen Raya Jagung Dengan Menteri Pertanian RI
-
Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Banjarnegara Terus Kampanye Prokes
-
Mengerucut, Tiga Pasang Bacakada Pinrang Siap Daftar di KPU
-
Kementerian PUPR Rampungkan Perbaikan Jembatan Ngantru di Ngawi Jawa Timur, Akses Distribusi Logistik Kembali Terbuka
-
Polsek Parung Berhasil Lakukan Penangkapan 15 Remaja Diduga Gangster di Wilayah Parung Bogor
-
Bertemu Gubernur Kyoto, Wapres Tekankan Kerja Sama Ekonomi dan Perlindungan WNI
-
Punya 45 Desa Wisata, Gus Halim Bantu Pembangunan Samosir Lewat Dua Pola
-
Panglima TNI: 36.636 Personel Dikerahkan Tangani Bencana di Wilayah Sumatera
-
Bhabinkamtibmas Sosialisasikan Penerimaan Murid Baru TK Kemala Bhayangkari 36 Demak


