REAKSIMEDIA.COM | Pekalongan – Ada-ada saja yang dilakukan beberapa pelajar berseragam putih biru, alih-alih menjadi penumpang dan duduk di dalam angkot. Pelajar berseragam putih dan biru ini justru duduk di atap mobil tersebut.
Bahkan pada rekaman video amatir yang tersebar di media sosial, pelajar itu tidak sendiri. Melainkan bersama dua orang temannya yang lain. Alhasil, videonya tersebut pun ramai menjadi perbincangan warganet.
Terkait viralnya video beberapa pelajar berseragam putih dan biru yang duduk di atas mobil angkot yang diunggah di media sosial, namun tidak disebutkan lokasinya. Pihak Kepolisian dari Sat Lantas Polres Pekalongan terus berupaya melakukan sosialisasi kepada para sopir angkot agar kejadian yang sama tidak terjadi di wilayahnya.
“Kami terus sosialisasikan dan beri imbauan kepada para sopir angkutan umum agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas, salah satunya dengan tidak membawa penumpang bergelantungan dan duduk di atas angkot. Sebab pengemudi kendaraan punya peran besar terhadap keselamatan berlalu lintas. Mengingat tindakan tersebut dinilai membahayakan penumpang dan pengguna jalan lainnya, ujar Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Lantas AKP Harman Rumenegge Sitorus, S.I.K., M.M., Rabu (8/9/2021).

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, AKP Harman mengimbau kepada masyarakat maupun pelajar apabila menaiki kendaraan umum jangan naik diatas kap ataupun bergelantung, harus duduk di kursi yang disediakan.
“Apabila memang berlebihan tidak muat, silahkan naik kendaraan lain. Untuk pengemudi Angkot yang beroperasi jangan sampai mengangkut atau membiarkan anak-anak pelajar bergelantung atau pun naik di atas kap,” ujarnya.
Piihaknya pun tidak akan segan-segan memberikan sanksi berupa teguran hingga tindakan tilang kepada pengemudi angkutan umum yang tidak mengindahkan keselamatan para penumpangnya. Mengingat pengemudi kendaraan punya peran besar terhadap keselamatan berlalu lintas. Jangan sampai nantinya malah terjadi kecelakaan yang bisa menimbulkan korban,” ujar Kasat Lantas AKP Harman.
Laporan : Suryadi
Tags: pekalongan
-
Satgas Yonif Mekanis 643/WNS Bersama Karantina Pertanian Aruk Laksanakan Pemusnahan Barbuk MP HPHK/ OPTK Asal Malaysia
-
Lantik Ketua Kadin Kaltim, Eddy Ganefo Minta Optimalisasi UMKM Seiring Pemindahan IKN
-
Dukung Kegiatan Pariwisata DPSP Borobudur, Kementerian PUPR Percepat Pembangunan Pengendali Banjir Bandara YIA
-
Kapolres Gowa Hadiri Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Bagi ASN di Lingkup Pemkab Gowa
-
Dandim 1710/Mimika Beri Pengarahan Kepada SPPI Yang Baru Menyelesaikan Pendidikan Di Rindam XVII/Cen
-
Wujud Kepedulian, Kapolres Gowa Anjangsana Jenguk Anggota yang Sakit
-
Cegah Perang Kelompok, Tim UKL 01 Gowa Gencar Tingkatkan Patroli Kewilayahan
-
TNI AL Kembali Meraih Rekor MURI pada Gelaran Wayang Orang PANDAWA BOYONG
-
Jelang Pilkades Serentak, Bhabinkamtibmas Lakukan Sambangi ke Calon Kades
-
Tepati Janji, PUPR Muaro Jambi Benahi Jalan Putus Suak Putat dan Mendalo

