REAKSIMEDIA.COM | Bandung – Dukungan PLN dalam menghadirkan Pendidikan bermutu untuk semua salah satunya ditunjukkan para pegawai perempuan PLN UIT JBT yang tergabung dalam Gugus Tugas Srikandi. Berkolaborasi bersama Yayasan Baitul Maal dan PIKK, para srikandi melakukan kegiatan Mengajar dengan memberikan materi edukasi tentang kelistrikan.
Kedatangan tim srikandi di MTS Husainiyah disambut hangat dan antusias baik oleh para Guru dan siswa-siswanya.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Abdul Salam Nganro mengatakan, kegiatan mengajar ini menjadi salah satu partisipasi PLN untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional sekaligus menyambut Hari Lahir Pancasila dimana keduanya memiliki keterkaitan, terutama dalam tujuan untuk mengembangkan Pendidikan karakter melalui penerapan nilai-nilai Pancasila.
“Kegiatan mengajar di sekolah-sekolah ini menjadi salah satu wujud kontribusi PLN terhadap pembentukan karakter siswa melalui edukasi tentang kelistrikan. Karena selain diberi edukasi tentang asal mula listrik, bagaimana listrik dihasilkan dan dialirkan sampai ke rumah-rumah, para siswa juga diberi edukasi tentang bagaimana mereka (para siswa_red) dapat turut berkontribusi dalam mendukung penyaluran listrik yang andal,” terang Abdul Salam Nganro.

Materi edukasi tersebut disampaikan oleh Champion Srikandi PLN UIT JBT, Rakhmi Prima Devy. Dalam salah satu paparan materinya, Devy menjelaskan terkait kontribusi yang bisa dilakukan para siswa dalam mendukung tersedianya pasokan listrik yang andal salah satunya dengan tidak bermain layang-layang disekitar SUTT/SUTET.
“Dalam edukasi kelistrikan ini, dijelaskan bagaimana asal mula listrik mulai dari pembangkitan sampai ke rumah-rumah, termasuk hambatan-hambatan apa yang seringkali muncul salah satunya hambatan karena potensi gangguan akibat layang-layang. Dalam kegiatan ini, kita mengajak para siswa siswi juga guru2 untuk tidak bermain layang-layang didekat jaringan listrik,” terang Rakhmi Prima Devy.
Dalam edukasi ini, Devy dan seluruh srikandi mengajak para siswa untuk memiliki kepedulian sekitar dan mau memberikan kontribusinya, sekecil apapun, untuk mendukung keberlangsungan penyaluran tenaga listrik yang merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat banyak.
Materi edukasi tersebut disampaikan dengan menarik dan interaktif menggunakan video animasi sehingga materi edukasi yang kompleks tentang kelistrikan tersebut dapat lebih mudah dipahami dan diterima oleh para siswa.

Selain memberikan edukasi kelistrikan, YBM PLN UIT JBT juga turut menyalurkan bantuan tunjangan untuk guru-guru honorer. Sebanyak 20 guru honorer menerima bantuan tersebut dengan penuh syukur.
“Alhamdullilah, kami sangat bersyukur terhadap kepedulian PLN melalui program-programnya yang sangat mendukung baik para guru maupun para siswanya,” terang kepala Sekolah MTS Husainiyah.
Tags: bandung
-
Pengurus Bumdes Kabupaten Mukomuko Dapat Pelatihan Dari Kemen PDTT
-
Mahasiswa Di Langsa, Ditemukan Tidak Bernyawa Dikamar Kosnya
-
Pasar Tradisional Mulai Bergeliat, Ketua DPD RI Minta Prioritas Vaksin ke Pedagang
-
Wamendagri Tegaskan Pembentukan 3 DOB di Papua Demi Kesejahteraan Masyarakat Papua
-
Bolehkah Kepala Keluarga Pindah Domisili Sendirian? Ini Jawaban Kemendagri
-
Rumah BUMN Lubuk Pakam: Telkom Indonesia Ubah Kantor Menjadi Tempat Pembinaan UMKM
-
Kementerian PUPR Siapkan Jalan Pansela Jawa Sebagai Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2023
-
Tim Satya Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Kepri Limpahkan Tiga Orang Kurir Sabu Kepada Tim Panther Sat Resnarkoba Polres Karimun
-
Guna Kesiapan Personel Pengamanan Pilkades, Polres Serang Kota Gelar Apel Pengecekan
-
Berbusana Adat Sumatera Barat, Wapres Hadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka





