REAKSIMEDIA.COM | Lampung utara – Pihak Kejaksaan Tnggi Lampung bergerak cepat dan reponsif dalam menanggapi prihal banyak nya laporan yang masuk mengenai adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi dan penyalah gunaan anggaran di lingkungan sekretariat DPRD Lampung utara.
Saat dimintai keterangan Kasi Penkum melaui staf nya M. Isa menjelaskan bahwa pihaknya membenarkan prihal adanya pemanggilan Sekretariat DPRD Lampung utara, namun mengenai materi pemanggilan yang bersangkutan, M. Isa mengatakan belum bisa memberikan keterangan lebih jauh sehubungan dengan tidak adanya pimpinan di tempat.
“Memang benar Kejaksaan Tinggi melakukan pemanggilan terhadap Sekretariat DPRD Lampung utara, namun mengenai prihal pemanggilan atau meteri pemanggilan saya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh, sehubungan dengan tidak adanya piimpinan kami di tempat Kita lihat perkembanganya minggu depan ya bos,” ujar Isa.
Namun berdasarkan pantauan para Wartawan di lapangan, bahwa sudah ada dua orang pegawai Sekretariat DPRD Lampung utara yang sedang memenuhi panggilan pihak kejaksaan tinggi Lampung (5/6)
Laporan : Doni
Tags: lampung utara
-
Kemendagri Beri Penghargaan Pemda atas Realisasi APBD Tertinggi TA 2021
-
Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Ciampea Turut Serta Giat Donor Darah Dalam Rangka HUT RI ke-78
-
Dr. Meiliana: Perlunya Percepatan Pembentukan Kelembagaan IKN Untuk Pelayanan Publik
-
Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK Hadiri Pelantikan Bupati Bungo
-
Sinergi TNI – Polri Wilayah Hukum Polsek Citeureup Lakukan Pengamanan Turnamen Sepakbola Kades Cup dan Dialogis Terkait Kamtibmas Kepada Masyarakat Binaan
-
1.067 Personel Polda Riau Naik Pangkat, Kapolda Riau Tekankan Tanggung Jawab dalam Menjalankan Tugas
-
Hadiri Multaqa Seniman dan Budayawan Muslim Se-Indonesia, Wapres Dorong Seniman Ciptakan Karya yang Positif
-
Mendagri: Inovasi Mendongkrak Negara untuk Melompat Semakin Maju
-
Polsek Cepiring Bersama Elemen Masyarakat Bahu Membahu Bantu Korban Kebakaran
-
Proyek Cor Beton dan Box Culvert PU Diduga Berpotensi rugikan APBD 9,5 Miliar, Diminta KEJARI Berau Kalimantan Timur Untuk Menyelidiki

