Keluarga Minang: Ada Potensi konflik Kepemilikan lahan di IKN

REAKSIMEDIA.COM | Kalimantan Timur – Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur selain berdampak pada pembangunan ekonomi juga menyimpan potensi konflik lahan.

Demikian disampaikan Ketua Ikatan Keluarga Minang Samarinda/IKMIS, Muslim, di Samarinda,  Senin (28/3/2022).

“Selama ini, situasi dan kondisi masyarakat di Kalimantan Timur sangat terbuka, namun dengan adanya pemindahan IKN potensi konflik yang akan muncul diantaranya terkait dengan masalah kepemilikan lahan.  Kepemilikan lahan di sekitar lokasi IKN sudah banyak dikuasai oleh masyarakat di luar Kalimantan Timur maupun oleh masyarakat non pribumi,”  tegasnya.
Muslim juga menambahkan sebagian masyarakat masih mempertanyakan apakah  pemindahan IKN jadi dilakukan di Kecamatan Sepaku atau tidak mengingat kesiapan anggaran pembangunannya. Namun demikian, kami mendukung pemindahan IKN di Kalimantan Timur ini karena akan berdampak terhadap pembangunan ekonomi dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat meski dihadapkan dengan berbagai kendala bagi para ASN dari berbagai Kementerian/Lembaga untuk segera pindah ke IKN pada tahun 2024.

“Kami berharap pemindahan IKN tidak hanya semata-mata untuk kepentingan politik saja, namun dapat direalisasikan oleh siapapun presidennya. Jangan sampai ganti Presiden ganti kebijakan lagi terkait pemindahan IKN,” tutupnya mengakhiri.

Laporan : Ence M Romika 

Baca juga:  Akademisi Nilai Kredibilitas Pimpin IKN  Dipertaruhkan

Tags: