REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito memberikan enam instruksi kepada pemerintah daerah untuk menanggulangi lonjakan kasus Covid-19 setelah libur Idul Fitri 2021.
“Saya merekomendasikan beberapa langkah pengendalian kasus Covid di daerah,” kata Ganip dalam konpers daring, Minggu (13/6).
Ganip mengatakan langkah pertama adalah dengan mengoptimalkan 3K, yaitu komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Dia mengatakan perlu dipastikan kerja sama pusat hingga daerah berjalan baik, mulai dari tingkat gubernur, wali kota hingga tingkat RT. Dia juga meminta tokoh masyarakat setempat digandeng untuk meningkatkan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan.
Untuk langkah yang kedua, adalah meningkatkan penegakan disiplin protokol kesehatan dan membatasi mobilitas penduduk. Ganip mengatakan Satgas Covid dan aparat keamanan, harus mengawasi dan rutin menggelar operasi yustisia untuk memastikan protokol kesehatan ditegakkan.
Ketiga, memperbanyak tes dan pelacakan terhadap pasien terinfeksi Covid-19, termasuk mereka yang tanpa gejala. Keempat, memastikan ketersediaan rumah sakit, obat dan alat kesehatan serta memaksimalkan karantina terpusat. Pemda, kata dia, harus memastikan jumlah tenaga kesehatan tenaga kesehatan cukup. Kalau perlu, kata dia, perlu ditambahkan jumlah rumah sakit yang bisa menampung pasien Covid-19 hingga 40 persen dari jumlah semula.
Selanjutnya, Ganip meminta agar PPKM Mikro diperketat di setiap daerah. Pemda wajib memantau jumlah pasien dan jumlah ruangan perawatan. “Ini penting, kita instruksikan untuk intensifikasi posko PPKM Mikro di tingkat desa hingga pusat,” ujarnya.
Sedangkan langkah yang terakhir, Ganip meminta Pemda sedini mungkin mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pada saat libur Idul Adha yang dikhawatirkan akan terjadi peningkatan pergerakan penduduk, terutama di pusat belanja, wisata, serta tradisi silaturahmi, hingga proses penyembelihan hewan qurban. “Ini perlu kita antisipasi sedini mungkin, agar tidak menimbulkan lonjakan yang lebih parah dari sekarang,” ujar dia.
Laporan : Suryadi
Tags: jakarta
-
Penggeledahan Kembali Dilakukan Oleh Tim Penyidik KEJATI SUMSEL Terkait TIPIKOR Penjualan Aset Yayasan Batang Hari Sembilan
-
Wilayah Hukum Polsek Gunung Kijang Gelar Razia Cipta Kondisi Dan Himbauan Prokes
-
Pacu Inovasi Kalbar, BSKDN Kemendagri: Jadikan Inovasi sebagai Habit dalam Bekerja
-
Bahas Kerja Sama Bilateral, Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan U.S. Naval Attache
-
Vino G Bastian, meraih piala Gunungan FFWI 2022, kategori Aktor Utama Terbaik lewat genre Drama dalam film Mirecale in Cell NO 7
-
Brigjen TNI Marinir Nawawi Dansatgas Anti Mafia Tanah Amankan 10 Triliun Aset TNI, Panglima TNI Berikan Apresiasi
-
Seorang Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Depan Warung Makan Bu Harti
-
Ulang Tahun ke-77, Mahkamah Agung Luncurkan Aplikasi E-Prima dan E-Berpadu
-
Mendagri Dorong Pemda Tak Ragu Gunakan Instrumen Keuangan APBD untuk Kendalikan Inflasi
-
Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik

