REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko, Bengkulu – Dandim 0428/ MM Letkol Czi Rinaldo Rusdi SIP memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko dengan para Pimpinan Pondok Pesantren Sekabupaten Mukomuko, terkait penyelenggaraan dan Informasi Piala Kasad Liga Santri PSSI Tahun 2022.di Makodim 0428/MM, Rabu (16/2/22).
Rakor tersebut bertujuan untuk mendukung program TNI AD yakni Piala Kasad Liga Santri tahun ini, dengan mengajak para santri PSSI dipondok pesantren yang berada di Kabupaten Mukomuko untuk ikut serta dalam kompetisi Liga Santri memperebutkan Piala Kasad Tahun 2022.
Dandim 0428/MM Letkol Czi Rinaldo Rusdi SIP dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko dan para pimpinan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Mukomuko,” program Piala Kasad Liga Santri PSSI tahun 2022 ini dengan tema dari pesantren kita bawa garuda terbang tinggi, memiliki misi yaitu melanjutkan suksesnya piala Jenderal Sudirman 2015, perwujudan Bakti dan sumbangsih TNI AD untuk negeri melalui pembinaan generasi muda di bidang persepak bolaan Indonesia untuk seleksi tingkat kabupaten tanggal 20 juni sampai 30 Juli 2022, dan setiap pondok pesantren boleh mengeluarkan lebih dari satu tim serta penyiapan peserta Liga masing-masing pondok pesantren untuk akomodasi dari masing-masing Pondok Pesantren,” sebutnya.

Dandim juga menyampaikan,” Liga santri yang diikuti oleh pesantren di Indonesia digelar dengan standar pelaksanaan kompetisi profesional PSSI untuk durasi Liga santri dilaksanakan 4 sampai 6 bulan di seluruh tanah air mendukung pengembangan sepak bola usia muda dan peningkatan Citra penyelenggaraan melalui santunan manajemen event yang profesional serta sentuhan teknologi venue pertandingan di pesantren, Kompleks TNI AD dengan lapangan yang standar dan diverifikasi lebih dulu,” paparnya.
Lebih lanjut Letkol Rinaldo Rusdi juga memaparkan,” untuk tingkat kabupaten ada skema dengan format kompetisi dan dapat disesuaikan dengan jumlah peserta jumlah grup dan penentuan babak selanjutnya dapat disesuaikan jadwal kompetisi dan kebutuhan pertandingan lainnya dapat berkoordinasi dengan askeb atau askot dan untuk skema tingkat provinsi jumlah grup dan penentuan babak berikutnya dapat disesuaikan dengan jumlah peserta jadwal kompetisi dan kebutuhan pertandingan lainnya dan bisa berkoordinasi dengan asprov dan juara 1 dari setiap provinsi akan berlaga di tingkat nasional, Provinsi yang memiliki Pesantren terbanyak akan mendapatkan kuota tambahan, dengan jumlah kuota tambahan adalah 6 tim,” papar Dandim.
Ditempat yang sama Kepala Kementrian Agama Kabupaten Mukomuko H.Widodo.SAg mengatakan bahwa Kabupaten Mukomuko memiliki pondok pesantren yang terdaftar di Kementerian Agama kurang lebih 15 Pondok Pesantren dan kami sangat mendukung adanya program piala Kasad Liga santri Tahun 2022,” dari 15 pondok pesantren yang bisa mengikuti Liga santri PSSI saat ini ada 13 pondok pesantren yang siap mengikuti dan mengirimkan Tim untuk ikut serta seleksi di liga santri piala kasad tahun 2022,” Ungkapnya.
Pihaknya juga akan mensosialisasikan kembali untuk pernyiapan dan koordinasi dalam rangka persiapan mengikuti dan mendukung program TNI AD bersama Pondok Pesantren dengan mengadakan Liga Santri Piala Kasad,” Untuk kepanitiaan akan berkolaborasi dengan beberapa pihak TNI, Kementrian Agama dan Pondok Pesantren,” tutup Widodo.
Adapun Tema dari Piala Kasad Liga Santri PSSI Tahun 2022 adalah, ” Dari Pesantren Kita Bawa Garuda Terbang Tinggi”.

Hadir dalam Rakor tersebut, Dandim 0428/MM Letkol Czi Rinaldo Rusdy,SIP, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Mukomuko H.Widodo, S.Ag dan para Pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Mukomuko.
Diharapkan dari kegiatan ini akan menghasilkan bibit atlet di bidang olah raga sepakbola, karena Kabupaten Mukomuko juga banyak memiliki potensi santri yang berbakat sebagai pemain sepakbola, ini perlu digali dan diberikan wadah kompetisi untuk menjaring mutiara baru bagi Timnas Indonesia, sebagai contoh para santri yang saat ini menjadi Timnas Indonesia, yaitu Asnawi Mangku Alam yang pernah belajar di pondok pesantren di Makassar dan Evan Dimas pernah belajar di pondok pesantren NU shafta Lontar Citra Surabaya.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Sumber : Unit Intel Kodim 0428/MM
Tags: mukomuko bengkulu
-
Panglima TNI Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI
-
Polisi di Gowa Gencar Gelar Vaksinasi Dukung Program Pemerintah
-
Pemilihan Ketua PWI Kabupaten Bogor Periode 2021-2024 H. Subagiyo Menang Telak Atas Lawannya
-
Mahasiswa Banten-Jakarta Dukung Proyek Strategis Nasional PIK 2, Minta Pemerintah Tanggapi Pro-Kontra dengan Bijak
-
Kodim 1404/Pinrang Laksanakan Pelayanan KB MKJP Di Puskesmas Batulappa
-
Yonif 642/Kps membantu Distribusikan Bantuan dari Badan Intelijen Negara Kepada Masyarakat Kab. Sintang yang Terdampak Banjir
-
Kemendes Raih WTP Ke-10 Kali Dari BPK
-
Tutup Rakernis, Kapolri Tegaskan Pentingnya Penguatan SDM Sejak Awal untuk Raih Kepercayaan Publik
-
Cegah Lonjakan Kasus Positif Covid-19, Kodim 0808/Blitar Gelar Patroli Gabungan dan Penegakan Protkes
-
Percepatan Penyerapan Dana Desa, DPMD Kabupaten Mukomuko “Jemput Bola” di Kecamatan Air Manjuto





