REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko Bengkulu – Prajurit TNI AD dari Kodim 0428/MM pada Program,” Menunggal Air TNI AD Menjadi Solusi Air Bersih Seluruh Negeri, terus meningkatkan pengerjaan pembuatan sumur bor Desa Sidodadi Kecamatan Sungai Rumbai Kab Mukomuko. Selasa (31/5/22)
Progress pengerjaan sumur bor sampai pada hari ini sudah mencapai 60%.

Danramil 428-02/ Ipuh Kapten Inf. Desmayantos melalui Anggota Koramil 428-02/Ipuh, Serda Bagus selaku Pengawas Lapangan mengatakan,” Peningkatan pengerjaan pembuatan sumur bor untuk persentase terus bertambah setiap hari agar segera bisa secepatnya selesai,”sebut Serda Bagus
” Ini sebagai upaya untuk membantu warga Desa Sidodadi yang sangat kesulitan Air bersih, untuk kebutuhan sehari hari, oleh kerena itu pembuatan sumur bor terus ada peningkatan setiap harinya,” papar Serda Bagus.

Para prajurit Kodim 0428/MM ini tetap semangat dan terus memacu progres dalam pengerjaan pembuatan sumur bor itu,” terus di pacu pengejaran setiap harinya dan terus ada peningkatan, ini akan terus kita kejar agar pembuatan sumur bor cepat selesai dan bisa di nikmati warga, masyarakat Desa Sidodadi,” pungkas Serda Bagus.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar.
Sumber : Pendim 0428/MM
Tags: mukomuko bengkulu
-
TNI Kerahkan 14.167 Personel Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah
-
Mendagri Harap Pelaksanaan Pemilu Berjalan Lancar dan Aman
-
PPITTNI Tabagsel Lakukan Zikir Akbar Wilayah Bersama Dewan Guru
-
Bupati Bogor Tegaskan Fasilitas Olahraga Harus jadi Ruang Pengembangan Potensi dan Prestasi
-
Dukung Peningkatan Ekspor, Kemendag Siap Luncurkan Aplikasi Inaexport
-
Polres Karawang Gelar Vaksinasi Merdeka di Beberapa Pondok Pesantren, Yang Ditinjau Presiden RI dan Kapolri Melalui Zoom Meeting
-
Polda Sulteng Tetapkan Manager Operasional CV. AJ Tersangka Penimbunan Minyak Goreng
-
Babinsa Koramil 03 Kuala Kencana Bantu Warga Buka Lahan Kosong Untuk Dijadikan Lahan Produktif
-
Konstruksi Terowongan Silaturahmi Rampung, Kementerian PUPR Segera Serahkan Ke Kementerian Agama untuk Dimanfaatkan
-
Alumni untuk Indonesia Konsisten Kampanye Goes to UNESCO



