Kolaborasi Solid DitPolairud Polda Maluku Utara & SatPolairud Halmahera Utara : Samudra Pengabdian Merangkul Umat,Merajut Harmoni Lintas Iman

REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara – Dalam bingkai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Kepolisian Perairan dan Udara (KORPOLAIRUD) ke-75, jajaran Direktorat Polairud Polda Maluku Utara (Malut) memberikan kado istimewa berupa Bakti Sosial yang melampaui batas kewajiban. Mengusung tema

#Polairud_Presisi_Menuju_Indonesia_Maju, kegiatan di Kabupaten Halmahera Utara ini menegaskan Komitmen Polri Melampaui seragam dan tugas hanya sebagai alat negara,tapi Polri adalah bagian dari elemen masyakarat yang tak terpisahkan sebagai pengayom yang mengutamakan persatuan dan toleransi.

Pada Jumat, 14 November 2025, suasana kebersamaan begitu terasa di Desa Gamsungi dan Desa Wosia, Kecamatan Tobelo. Personel Polairud dari Marnit Tobelo / KP. XXX-2002 dan KP. XXX-2009, bersinergi dengan Satpolairud Polres Halut, tidak hanya berfokus pada satu titik, melainkan secara simultan membersihkan dua rumah ibadah dari keyakinan yang berbeda: Masjid AT-TAQWA dan Gereja ADVENT Hari Ke Tujuh Jemaat Galilea.
​Melayani Tanpa Sekat, Merangkul Perbedaan.

⁰Dedikasi personel Polairud terlihat jelas saat mereka bahu-membahu membersihkan bagian dalam, teras, hingga fasilitas pendukung seperti tempat wudhu, kamar mandi, dan halaman parkir. Aksi ini mengirimkan pesan kuat bahwa bagi Polri, pelayanan adalah universal. Seragam kebanggaan tersebut hadir sebagai simbol ketulusan, membersihkan bukan hanya fisik bangunan, tetapi juga membersihkan prasangka dan membangun jembatan persaudaraan antar-umat beragama.
​Kehadiran aparat kepolisian di kedua tempat ibadah disambut haru dan apresiasi tinggi oleh Pengurus Masjid At-Taqwa Dufa-dufa dan Pengurus Gereja Advent Jemaat Galilea Wosia. Mereka menyaksikan langsung bagaimana Polri menjalankan tugasnya dengan hati, memimpin dengan keteladanan, dan menjamin rasa aman bagi setiap warga negara.

Komandan Marnit: “Setiap Warga Adalah Muara Pengabdian”

Aksi nyata di Tobelo ini merupakan refleksi mendalam dari filosofi pelayanan Korps Bhayangkara. Aipda Helly TK, Komandan Marnit Tobelo / KP. XXX-2002, sebagai Koordinator pelaksana di lapangan, menegaskan bahwa integritas Polri terletak pada kemampuan untuk merangkul semua elemen masyarakat.

Baca juga:  Bupati Tanggamus Hj. Dewi handajani Lantik Enam Puluh Delapan Kepala Pekon Terpilih

Dalam sebuah pernyataan yang menginspirasi, ia merangkum esensi dari kegiatan tersebut:

“Pelayanan sejati seorang Bhayangkara tidak diukur dari seberapa besar pangkat di bahu, melainkan dari seberapa tulus tangan ini terulur untuk membersihkan, membantu, dan merangkul semua saudara sebangsa. Marwah Korps kami adalah ketulusan dalam menjaga laut dan daratan, serta membangun jembatan persatuan di tengah segala perbedaan. Bagi kami, setiap warga adalah muara dari pengabdian.”

​Kegiatan Bakti Sosial yang berjalan lancar dan tuntas ini adalah bukti konkret bahwa Polri di wilayah perairan Maluku Utara tidak hanya fokus pada penegakan hukum dan keamanan laut, tetapi juga aktif merawat pilar-pilar kerukunan bangsa. Dengan semangat pengabdian yang tulus dan merangkul, Polairud Polda Malut telah berhasil menaikkan citra dan marwah institusi, menempatkan Polri sebagai garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang rukun dan maju.

Sedikit dari Penulis “Aksi di Tobelo ini mengajarkan bahwa kekuatan sejati sebuah institusi tidak diukur dari kedigdayaannya, melainkan dari kehangatan sentuhan tangan pelayannya. Polri telah

membuktikan diri sebagai institusi yang senantiasa tumbuh, melayani dengan hati, dan layak mendapat tempat tertinggi di tengah masyarakat.”

BRAVO POLRI.

Laporan : Edwin Tatipang

Tags: