REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Pasukan khusus TNI memiliki peranan penting dalan suatu operasi, dimana pasukan ini mempunyai keunggulan dan kemampuan khusus dalam melaksanakan tugas penting, tak terkecuali dalam latihan bersama Super Garuda Shield ini. Salah satu latihan untuk mengasah kemampuan pasukan khusus ini adalah Full Mission Profile (FMP) yang merupakan puncak dari Latihan Bersama Military to Military (M2MC) dalam Latgabma Super Garuda Shield Special Operation Forces tahun 2023 yang berlangsung di Bandara Blimbing Sari Banyuwangi, Jawa Timur. Jumat (08/09/2023).
Dalam skenario latihan, disimulasikan bahwa teroris telah menguasai Bandara Blimbing Sari, dengan melaksanakan teknik infiltarasi Military Free Fall menggunakan Helikopter jenis Black Hawk, Special Forces Unit mendarat di dropping zone, selanjutnya melaksanakan serbuan ke target sasaran secara cepat dan rahasia untuk melumpuhkan teroris dengan teknik Close Quarter Battle (CQB).

Sesuai petunjuk Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, harapannya latihan ini memberikan dampak positif dalam peningkatan interopability TNI dan US Indopacom dalam hal kapasitas untuk merencanakan operasi gabungan bersama.
Special Operation Forces (SOF) yang terlibat dalam Latgabma M2MC antara lain, Koopsssus TNI yang terdiri dari Sat-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Sat Bravo 90 Kopasgat TNI AU bersama negara sahabat dari Amerika Serikat, Australia dan Canada.
Sebelum melaksanakan puncak FMP, SOF telah melaksanakan latihan pendahuluan di Juanda Surabaya yang terdiri dari materi latihan terjun Free Fall, Combat Marksmanship, Tactical Combat Casualty Care (TCCC), Close Quarter Battle (CQB), Pengintaian dan Pengenalan Sniper, Perencanaan Misi (Mission Planning) dan Pemberian Perintah Operasi (OPORD). Dimana pelaksanaanya berlangsung selama 14 hari dimulai tanggal 26 Agustus 2023 sampai dengan 8 September 2023.

Dalam sambutan Dankoopssus TNI Mayjen TNI Joko P. Putranto, M.Sc yang dibacakan oleh Wadan Koopssus TNI Brigjen TNI (Mar) Supriyono, S.E.,M.M pada acara penutupan latihan bersama M2MC berharap agar latihan bilateral yang telah dilaksanakan dibawah panji kerjasama dan persabahatan dapat membuahkan hasil yang maksimal, memperkaya kemampuan pasukan dan menjalin hubungan jangka panjang antar personel.
“Saya ucapkan terima kepada seluruh personel, baik prajurit Koopssus TNI sendiri maupun pasukan operasi khusus Amerika dan negara sahabat atas komitmen dan dedikasi yang teguh terhadap penyelenggaraan latihan. keahlian dan profesionalisme anda menunjukkan standar tertinggi keunggulan militer dan menjadi aspirasi buat kita semuanya,” jelas Dankoopssus TNI.
Pasukan khusus TNI dalam hal ini adalah Koopsus TNI, melaksanakan latihan bersama pada perhelatan Super Garuda Shield, yang merupakan momen yang baik dan langka untuk meningkatkan interopability TNI dan US Indopacom, kemampuan dan profesionalitas sebagai prajurit khusus, bersama-sama dengan pasukan elit dari negara sahabat.
Sumber : Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Arm Suhendro Oktosatrio
Tags: jakarta
-
Polda Kepri Gelar Baksos Dalam Rangka PPKM Level-3
-
Pimpin Apel Pagi, Kapolres Pinrang Berikan Arahan Anggota Menjaga Etika Dan Prilaku Saat Bertugas
-
Mandaya Group–Geron Bio Bangun Laboratorium GMP di Indonesia: Lompatan Besar Menuju Era Precision Medicine dan Terapi Sel Modern
-
Semarak Ramadhan, DPC Benteng Bogor Raya Kabupaten Bogor Berbagi Takjil On The Road
-
Temui Ketua DPD RI, Gekraf Jatim Minta Dukungan Pengembangan SDM
-
Presiden: IKN Tidak Hanya Dibangun Pemerintah, tapi Juga Dunia Usaha
-
Polres OKI kerahkan 137 personil, Untuk Persiapan Arus Mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 H.
-
Perkuat Mitigasi Bencana, Personel Kodim 1710/Mimika Ikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025
-
Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
-
Program TEKAD Berlanjut, Mendes Yandri Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Timur


