Mandaya Group–Geron Bio Bangun Laboratorium GMP di Indonesia: Lompatan Besar Menuju Era Precision Medicine dan Terapi Sel Modern

REAKSIMEDIA.COM | Tangerang – Mandaya Group resmi menggandeng perusahaan bioteknologi terkemuka asal Korea Selatan, Geron Bio, untuk membangun laboratorium berstandar Good Manufacturing Practices (GMP) pertama mereka di Indonesia. Kolaborasi strategis ini dikukuhkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Jumat, 28 November 2025 di Royal Event Hall, Mandaya Royal Hospital Puri, Tangerang.

Laboratorium berteknologi tinggi tersebut akan menjadi pilar utama dalam pengembangan precision medicine di Indonesia, mencakup terapi kanker, penanganan penyakit degeneratif hingga berbagai kondisi medis kompleks. Langkah ini menandai komitmen Mandaya Group dalam menghadirkan layanan kesehatan berteknologi global langsung di Tanah Air.

Geron Bio—perusahaan riset yang dikenal dalam pengembangan terapi sel punca, cell-based drug, dan imunoterapi—akan berkolaborasi erat dengan Mandaya Group untuk menghadirkan layanan medis inovatif berbasis stem cell, terapi sel punca, hingga terapi sel imun dengan standar internasional.

Fokus pada Stem Cell dan Terapi Sel Imun

Salah satu prioritas utama kerja sama ini adalah pengembangan terapi sel punca yang memanfaatkan kemampuan regeneratif sel untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Teknologi ini dianggap memiliki potensi besar untuk menangani penyakit degeneratif maupun kondisi kronis lainnya.

Selain itu, pengembangan terapi sel imun juga menjadi fokus penting. Pendekatan medis ini dirancang untuk mengoptimalkan kemampuan alami sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit, termasuk kanker, sehingga mampu memberikan hasil yang lebih presisi, personal, dan efektif.

Pernyataan Founder
Mandaya Hospital Group

Founder Mandaya Hospital Group, Dr. Ir. Edhijanto Widaja Taufik, MBA, M.Biomed, menegaskan bahwa kolaborasi ini akan mempercepat adopsi teknologi pengobatan modern di Indonesia.

“Kerja sama ini membuka peluang besar bagi masyarakat Indonesia untuk mengakses terapi sel yang selama ini hanya dapat dijangkau di luar negeri,” ujarnya.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh CEO Geron Bio, Lee Shongune, dan disaksikan oleh jajaran Geron Bio Indonesia, termasuk Hur Youngsoon (Ayu), CFO Herris Salim, General Manager Hong Jung Hee, dan BR Mega Setiyawati.

Baca juga:  Pemkab Tangerang Percepat Herd Imunity Dengan Inovasi Mobil Vaksin Keliling

Melalui pendirian laboratorium GMP ini, Mandaya Group dan Geron Bio optimistis dapat menghadirkan standar baru dalam layanan kesehatan modern di Indonesia—sekaligus menjadikan teknologi terapi sel lebih mudah diakses oleh pasien dalam negeri.

Laporan : Ria Satria

Tags: