Langkah Presisi Lanal Ternate & Posal Tobelo: Sekali Operasi, Ungkap Bom Ikan, Senpi Rakitan, dan Dugaan Narkoba Tembakau Sintetis

REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara – Komitmen tak tergoyahkan dalam menjaga kelestarian laut dan keamanan wilayah perairan Maluku Utara kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI Angkatan Laut. Melalui aksi sigap dan respons cepat, personel Pos Angkatan Laut (Posal) Tobelo di bawah naungan Lanal Ternate berhasil menghentikan aksi kejahatan kelautan destruktif berupa penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (destructive fishing), Rabu (9/9/2026).

Apresiasi setinggi-tingginya patut dilayangkan kepada Komandan Posal Tobelo Lettu Laut (P) Mario Latumahina beserta seluruh personel Posal Tobelo. Berkat ketajaman naluri tempur dan kesiapsiagaan operasional tim di lapangan, satu aksi penindakan ini tidak hanya menghentikan aksi bom ikan yang merusak ekosistem, tetapi juga berhasil membongkar potensi kejahatan berat lainnya sekaligus.
Keberhasilan operasi ini dipaparkan langsung dalam kegiatan Press Release yang dipimpin oleh Danlanal Ternate, Kolonel Laut (P) Ristanto Putro S.M., M.Tr.Opsal., CHRMP., di Pos AL Tobelo, Kompleks TPI Desa Wosia, Halmahera Utara.

Sebagai bentuk sinergitas yang kokoh dalam penegakan hukum dan pengawasan wilayah perairan, kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Aparat Penegak Hukum (APH), serta pimpinan instansi terkait, antara lain:

• Bupati Halmahera Utara diwakili oleh Asisten I Setda Halut, Drs. Anwar Kabalmay
• Danlanal Ternate, Kolonel Laut (P) Ristanto Putro S.M., M.Tr.Opsal., CHRMP
• Dandim 1508/Tobelo diwakili oleh Danramil 1508-01/Tobelo, Mayor Arh. Moh. Ali
• Kapolres Halmahera Utara diwakili oleh Kasat Polairud Polres Halut, Iptu Agus Dwi, S.H.
• Kajari Halmahera Utara diwakili oleh Kasub II Intelijen Kajari Halut, Muhammad Yusuf
• Kepala BNN Kabupaten Halmahera Utara, Ir. Fadly Irwandy Sadik, M.M.
• Koordinator Satwas PSDKP Morotai Wilter Tobelo, Bapak Ahmad Yani, S.Pi.
• Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Halmahera Utara, Viktor Mengimbulude
• Danpos AL Tobelo, Lettu Laut (P) Mario Latumahina
• Jajaran TNI AL, Insan Pers, serta tamu undangan dengan total jumlah ± 30 orang.
Kronologi Penindakan Presisi

Aksi penggagalan ini bermula dari informasi intelijen pada Minggu malam terkait maraknya aktivitas bom ikan di perairan sekitar. Bergerak cepat sekitar pukul 20.25 WIT, tim patroli Posal Tobelo dan Unit Intel Lanal Ternate langsung menyisir titik lokasi penjelajahan.
Mendengar adanya suara aktivitas mencurigakan, personel Posal Tobelo tanpa ragu melakukan pengejaran taktis di tengah kegelapan malam. Meski pelaku melarikan diri ke daratan area Desa Paca, ketegasan prajurit TNI AL berhasil menyita dan mengamankan 1 unit kapal jenis pamboat yang digunakan untuk melancarkan aksi haram tersebut.

Baca juga:  Kapolsek Bontonompo Gowa Lakukan Penggalangan Terhadap Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Desa Jipang

Satu Aksi, Berbagai Potensi Kejahatan Terkuak

Pemeriksaan mendalam terhadap perahu tersebut mengejutkan banyak pihak. Selain digunakan untuk pengeboman ikan yang merusak terumbu karang, petugas menemukan deretan barang bukti krusial di lokasi:

• Senjata Api Rakitan: 1 pucuk senjata laras panjang rakitan menyerupai tipe SS1 tanpa amunisi.
• Peralatan Pengeboman & Selam: 1 unit kompresor beserta selang, tombak ikan, serta perlengkapan pemicu bom (obat nyamuk dan korek api).
• Dugaan Narkotika: 25 bungkus barang yang diduga tembakau sintetis (“gorilla”). Saat ini, sampel barang bukti tersebut masih menunggu hasil uji laboratorium forensik (Labfor) dan koordinasi lebih lanjut bersama pihak BNN guna memastikan jenis serta kandungannya.

Berdasarkan pendalaman, terduga pemilik kapal berinisial LT telah diidentifikasi dan tengah dalam proses perburuan.
Sinergi dan Apresiasi Pemkab Halmahera Utara

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara memberikan penghormatan dan apresiasi mendalam atas dedikasi tanpa henti prajurit Posal Tobelo dan Lanal Ternate.
Asisten I Setda Halut, Drs. Anwar Kabalmay, menegaskan bahwa langkah tegas TNI AL ini tidak hanya menyelamatkan ekosistem laut dari kehancuran, tetapi juga memagari wilayah Halut dari ancaman kejahatan lintas sektor seperti penyalahgunaan senjata api, masuknya peredaran barang ilegal/narkoba, hingga potensi infiltrasi jalur laut.

Langkah berani personel Posal Tobelo ini membuktikan bahwa laut Halmahera Utara berada di tangan yang tepat. TNI Angkatan Laut menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli demi menjaga kedaulatan laut, melestarikan terumbu karang, serta menjamin masa depan kesejahteraan para nelayan lokal.

Laporan : Edwin Tatipang

Tags: