REAKSIMEDIA.COM | Cirebon – Kegiatan ini diikuti oleh Kalapas, pejabat struktural, beserta dengan Staf.
“Semoga pemasyarakatan semakin maju dan BerAkhlak, tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban”. Ujar Menkumham,” Yasonna Laoly.

Diharapkan juga kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.
Ditampilkan Hasil produksi warga binaan dari beberapa UPT atau Lapas seperti produksi kopi, jahe, sepatu,serta kerajinan lainnya.

Ditampilkan juga kreasi tarian dari warga binaan secara langsung dengan menampilkan tarian semua provinsi di Indonesia.
Pada kegiatan tersebut, diberikan beberapa kategori penghargaan bagi Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan yang berinovasi dan berprestasi.

Menkumham berpesan, “Jangan lelah untuk berinovasi, tingkatkan terus kinerja, lakukan dengan ikhlas dan sepenuh hati. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi lainnya sehingga semakin banyak kebaikan dan kebanggan lahir dari Pemasyarakatan dimasa yang akan datang.” Pungkas Menkumham RI.
Kegiatan diakhiri dengan penampilan Drama musikal mengenai pemasyarakatan.
Sumber : Humas Lapas Cirebon
Tags: Cirebon
-
PELITA Diresmikan FKUB Kaltim, Gubernur Mendampingi
-
Hubungkan Bisnis Halal di 18 Pasar Asia Pasifik, B57+ Raih Penghargaan di Indonesia Halal Awards 2026
-
Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Cigudeg giat sambang guna selalu menjaga Kamtibmas di Desa binaan, dalam rangka memberikan rasa aman serta mewujudkan tertib sosial di masyarakat Desa binaannya dan ajak cegah TPPO
-
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Ciawi, Bendungan Kering Pertama di Indonesia untuk Pengendalian Banjir Jakarta
-
Menteri Basuki: Pemerintah Indonesia Kerjasama dengan UNESCO Sukseskan WWF 2024 di Bali
-
Jelang Liga 1, Kapolda Sulsel Tinjau Langsung Kesiapan Stadion Gelora BJ Habibie
-
Rayakan Hari Pajak, DJP Resmi Gunakan NIK sebagai NPWP
-
Wapres dan Dubes Arab Saudi Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi
-
PBSI Konsisten Gelar Kejurkab Antar Klub se Kabupaten Bogor
-
Tak Mampu Serap Tenaga Kerja, LaNyalla Kritik Hilirisasi Industri dengan Tenaga Robot dan Asing




