REAKSIMEDIA.COM | Singapura – Nama Lissa V kembali mencuri perhatian publik. Penyanyi dangdut Tanah Air yang juga dikenal sebagai pengacara profesional ini sukses melebarkan sayap ke panggung internasional dengan tampil memukau dalam ajang Mega Wedding yang digelar di Singapore Expo, Singapura.
Kehadiran Lissa V di acara prestisius tersebut berawal dari undangan khusus Wedding Expo yang bekerja sama dengan Intermodel Jakarta di bawah pimpinan Jefri Syaiful. Kesempatan emas ini menjadi momentum penting dalam perjalanan karier musik Lissa V sekaligus menandai langkah seriusnya menembus pasar musik internasional.
Di atas panggung, Lissa V tampil penuh energi dengan membawakan dua lagu andalannya yang sukses menghidupkan suasana dan membuat penonton larut dalam nuansa dangdut ambyaran. Lagu pertama, Kelingan Mantan, merupakan single terbarunya ciptaan Irul, komposer yang juga dikenal lewat karya populer Sik Asik.

Sementara lagu kedua, Ngapurane Awakku, memiliki makna personal karena diciptakan berdasarkan pengalaman hidupnya sendiri. Lagu tersebut semakin terasa emosional dan autentik, memperkuat kedekatan Lissa V dengan para penonton.
“Makna pentingnya adalah bisa bersentuhan langsung dengan fans di sana. Lagu Kelingan Mantan adalah single terbaru saya ciptaan Irul. Lagu kedua Ngapurane Awakku saya ciptakan sendiri berdasarkan pengalaman pribadi, dibantu Rag/BT,” ujar Lissa V dalam siaran pers, Kamis (22/1/2026).
Dangdut Ambyaran Diterima Publik Asia
Penampilan Lissa V mendapat sambutan hangat dari penonton lintas negara Asia yang memadati arena Singapore Expo. Dangdut dengan sentuhan ambyaran yang dibawakannya terbukti mampu memikat audiens internasional. Strategi musikal dengan menyesuaikan tren yang sedang digemari di Asia menjadi kunci keberhasilannya tampil di panggung global.
Lissa V juga mengungkapkan bahwa lagu Kelingan Mantan telah mengalami proses aransemen ulang pada 2025 oleh Irul, dikombinasikan dengan nuansa ambyaran dan dirilis ulang bersama beberapa single lainnya.
“Lagu ini dijahit dengan single Tampar Aku Mas, Sayang, dan Kehilangan, sehingga menjadi mini album versi ambyaran yang kini bisa dinikmati di berbagai platform digital di Indonesia,” jelasnya.

Penyanyi Dangdut Sekaligus Pengacara
Tak hanya dikenal sebagai penyanyi, Lissa V juga menuai apresiasi karena mampu menyeimbangkan karier di dunia hukum dan hiburan. Menjalani profesi sebagai pengacara dinilainya justru memberi keuntungan tersendiri dalam industri musik, terutama terkait aspek legal.
“Profesi pengacara sangat membantu, terutama soal hak cipta, royalti, dan kontrak kerja di dunia musik,” ungkapnya.
Bidik Eropa hingga Amerika
Usai sukses tampil di Singapura, Lissa V menatap peluang yang lebih besar. Ia menargetkan karya-karyanya dapat menembus pasar Eropa, Australia, hingga Amerika, sekaligus membawa dangdut Indonesia semakin dikenal di kancah global.
“Kepada seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, teruslah berkarya dan jangan takut gagal. Kegagalan adalah sukses yang tertunda. Terus belajar dan bersyukur, karena semua hasil adalah campur tangan Tuhan,” tutup Lissa V.
Tags: Singapura
-
Bupati Rudy Apresiasi Motivasi Peserta Dush Run 2026
-
Pembangunan Emplasemen Gedung Uji Kir di Pastikan Kembali Tertunda
-
TNI Siap Jadi Tuan Rumah Super Garuda Shield 2025: 15 Negara Ini Bakal Ikut
-
Peringatan Hari Santri Nasional, Wapres Ingatkan Santri Aktif Jaga Lingkungan
-
Kementerian PUPR Dukung Pembangunan Gedung Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
-
Tutup Kongres Ekonomi Umat ke-2 MUI, Wapres Dukung Pengembangan Ekonomi Syariah yang Inklusif
-
RI Yakin Konsep SDGs Desa Kunci Kebangkitan ASEAN dari Pandemi
-
Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Tinjau Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama
-
Razia Besar-Besaran, Polisi Amankan Puluhan Balon Udara Dan Petasan
-
Ketum DPP Santri Tani NU bersama Dir Binmas Polda Riau Lakukan Penanaman Bibit Jagung di Tanjung Palas

