REAKSIMEDIA.COM | Kalimantan Timur – Masyarakat lokal di kawasan IKN merasa cemas dengan kehadiran dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Mereka rentan tergusur dari tempat tinggalnya karena akan ada pembangunan di IKN dan mereka sebenarnya tidak mau pindah.
Demikian disampaikan Pengamat Sosial Drs. Martinus Nanang, MA, di Samarinda (11/8/2022).
“50%-70% masyarakat lokal di kawasan IKN merasa cemas dengan kehadiran dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Mereka rentan tergusur dari tempat tinggalnya karena akan ada pembangunan di IKN. Menurut wawancara saya kepada mereka, mereka sebenarnya tidak mau pindah,” ungkap dosen Universitas Mulawarman/Unmul ini.
Dia menambahkan, mereka saat ini mayoritas betempat tinggal di kawasan Hutan Milik HPH, HTI, dan di pinggir Daerah Aliran Sungai (DAS) sehingga tidak memiliki Sertifikat Hak Milik Tanah.
“Berdasarkan wawancara bahwa penduduk lokal sekitar 1500 -2000 orang (Suku Paser Balik), mayoritas bertani, sebagian besar berpendidikan rendah hanya sampai Sekolah Dasar (SD), Pendidikan SD 40 %,hanya satu atau dua saja bahkan tidak ada yang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), seperti di Kantor Lurah dan Kantor Camat,” tegasnya.
“Pembicaraan saya dengan Kepala Adat Paser Balik bahwa yang cemas Itu bukan hanya orang Paser Balik, tapi juga orang pendatang terutama mengenai tanah.
Kalau mereka terpaksa di pindahkan, Pemerintah harus “Ganti Untung” dan ada juga yang akan tetap ingin bertahan tidak pindah. Mereka menyatakan, kalau kami di pindahkan sama saja kami di keluarkan dari akar budaya, kami sudah turun-temurun tinggal di situ,” kata Martin.
“Kalau bicara tentang masyarakat yang rentan tidak ada jalan lain adalah pengakuan hak mereka, pertama mengakui hak mereka untuk tempat tinggal, ditanah mereka. Kedua memiliki tempat usaha, ini juga tanah dasarnya. Mereka pada dasarnya adalah petani” tutupnya mengakhiri.
Laporan : Ence / Sarif
Tags: Kalimantan timur
-
Polri Peduli, Polres Mukomuko Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Negeri di Kecamatan Teras Terunjam
-
Upacara HUT Kemerdekaan RI yang ke-78 DiGelar DiLapangan Patobong Kecamatan Mattiro Sompe
-
Wamen Viva Yoga Ajak AKSI Bangun Kawasan Transmigrasi
-
Tingkatkan Kesiap Siagaan, Polresta Malang Kota Gelar Latihan PPGD dan Penanganan Kebakaran
-
Pinrang Bangkit; Bupati Irwan Hamid Membuka Kuliner The M Hotel Upaya Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19
-
Kurangi Kawasan Kumuh Jayapura, Kementerian PUPR Tata Kawasan APO melalui Program KOTAKU
-
Mendagri Dorong Percepatan Literasi Matematika bagi Anak-Anak Indonesia
-
Angin Puting Beliung Terjang Lima Desa di Sukabumi
-
Gelar Operasi Cukai, Bea Cukai Batam Berhasil Amankan 31.756 Batang Rokok Dan 717,3 Liter Minuman Keras Ilegal
-
Wamendes: Kemendes Komitmen Jaga Persatuan Demi Tercapainya Tujuan Pembangunan

