Masyarakat Desa Muara Bahan Resah Akibat Galian Parit Gajah Yang Dilakukan Perkebunan PT Air Kampar

REAKSIMEDIA.COM | Singingi Hilir – Ketua DPD Djalapaksi Kabupaten Kuansing Suwitno. SPH menerima laporan dari masyarakat terkait galian Parit Gajah yang dilakukan oleh Perkebunan PT AK (Air Kampar).

Akibat galian tersebut, masyarakat merasa khawatir akses jalan masuk ke Desa Muara Bahan dan Bukti Raya akan terjadi longsor, sebab jarak antara Parit Gajah dengan jalan aspal hanya sekitar 3 meter dengan kedalaman sekitar 5 meter.

Selain itu, warga juga mengatakan Mereka sangat waswas jika Parit Gajah tersebut tidak bisa ditutup atau di cor pondasi, sehingga nantinya akan rentan mengalami longsor. Sementara jka sampai jalan utama desa Muara Bahan – Kebun Lado terputus maka hasil tani dan kebun dari masyarakat akan terganggu.

Akhirnya setelah mendapat informasi terkait masalah ini, para awak media dan Ketua LBH Djalapaksi langsung melakukan konfirmasi ke pihak perkebunan dan di Terima oleh Hendri Asisten Kebun tersebut.

Menurut pengakuan Hendri, mengenai Parit Gajah bukan diperintahkan oleh Dirinya, dan itu langsung dari kantor.

“Jadi saya tidak tahu sama sekali, dan saya juga baru sekitar 2 bulan serta masih training jabatan Asisten Kebun, namun adapun tujuan utama dibuat Parit Gajah yaitu untuk mengatasi pencurian buah sawit, dan untuk mengenai tuntutan masyarakat tersebut, nanti saya akan laporkan ke atasan yang berkantor di Pekanbaru,” jelasnya.

Laporan  : Jakup Tarigan

Baca juga:  335 Bintara Polda Sulteng dan Polres jajaran Ikuti Seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 52

Tags: