REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pemerintah menyiapkan langkah cepat agar kesempatan kerja di Indonesia tetap terbuka meski ketidakpastian geopolitik global mulai menekan industri. Langkah ini penting agar pencari kerja mudah mendapatkan informasi lowongan dan pelatihan yang sesuai kebutuhan pasar.
Menaker Yassierli menyampaikan hal tersebut saat membuka Forum Jejaring Kemitraan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri bersama Kamar Dagang Amerika di Indonesia (American Chamber of Commerce in Indonesia/AmCham) dan Firma Hukum SSEK di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Menaker menekankan bahwa penguatan ketenagakerjaan nasional hanya bisa berjalan melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja.
“Indonesia tak bisa hanya menunggu masalah terjadi. Kita harus bergerak cepat agar pasar kerja tetap stabil. Kemnaker menyiapkan sistem peringatan dini PHK, dialog bersama perusahaan dan pekerja, serta akselerasi program pelatihan dan peningkatan keterampilan,” ujar Yassierli.
Dalam kesempatan ini, Yassierli juga menyoroti kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan industri. Menurutnya, banyak lowongan tersedia, tetapi informasi dan kualifikasi yang dibutuhkan belum tersambung dengan pencari kerja. Untuk itu, perusahaan diminta melaporkan kebutuhan tenaga kerja melalui platform KarirHub SIAPKerja, sehingga rekrutmen lebih transparan dan mudah diakses masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pelatihan vokasi yang sesuai kebutuhan industri. Ia mengajak AmCham terlibat langsung dalam pengembangan keterampilan bagi pekerja low-medium skill, agar lulusan pelatihan siap memasuki dunia kerja.
“Selain menyiapkan peluang kerja, kita juga mendorong akses setara bagi penyandang disabilitas. Dunia kerja yang sehat bukan hanya soal pertumbuhan, tapi juga soal kesempatan yang adil untuk semua,” tambah Yassierli.
Menaker mengingatkan, perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), akan mengubah dunia kerja secara masif. Kemnaker siap memfasilitasi kebutuhan perusahaan terkait tenaga kerja agar pasar kerja lebih adaptif, inklusif, dan mampu menjawab perubahan.
“Semua tantangan ini harus kita hadapi bersama demi stabilitas pasar kerja nasional,” ujarnya.
Sumber : Biro Humas Kemnaker
Tags: jakarta
-
Jalin Silaturahmi, Kapolsek Talun Sambang ke Tokoh Agama
-
Muh.Ali Jodding; KPU Pinrang Siap Hadapi Sidang Kedua Gugatan Pilkada 2024
-
Terima Kunjungan Kongres AS, Presiden Jokowi Bahas Kemitraan Setara dan Kerja Sama Ekonomi
-
Wamen Viva Yoga: Sekarang Orientasi Transmigrasi Pada Peningkatan Kesejahteraan
-
Cegah Pelanggaran Personel, Polres Mukomuko Gelar Sosialisasi Perpol No.7/2022
-
Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud Meninjau dan Menyerakan Bantuan Korban Banjir
-
Prajurit TNI Temukan Black Box ATR 42-500
-
Kapolres Pinrang Hadiri Zoom Meeting Pemantauan Siskamtibmas Jelang Idulfitri 1446 H
-
Tingkatkan Kerja Sama di Wilayah Binaan, Babinsa Gandusari Gelar Komsos dengan Aparat Desa
-
Mendagri: Presiden Joko Widodo Telah Melakukan Langkah Nyata dalam Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Desa



