REAKSIMEDIA.COM | Surabaya – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong penerapan Smart City atau Kota Cerdas untuk menciptakan pemerintahan yang efisien dan memudahkan masyarakat dalam berbagai urusan. Menurutnya, paradigma Smart City kini berkembang dan amat dibutuhkan masyarakat seiring kemajuan teknologi informasi dan komunikasi atau ICT.
“Smart city ini betul-betul efektif untuk pemerintahan efisien, untuk pemerintahan, juga untuk rakyat, mempermudah semua urusan: sosial, ekonomi, politik, budaya, dan lain-lain,” kata Mendagri dalam Integrated Technology Event 2021 (Integrated Smart Infrastructure Development for Smart Cities) di Grand City Convex, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (1/12/2021).
Karena itu, Mendagri menekankan pentingnya aparatur pemerintah yang responsif dan memahami perubahan zaman beserta dinamika kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang serbacepat.
Aparatur pemerintah juga diminta agar mengubah mindset atau pola pikir tentang pentingnya IT untuk membuat keputusan secara cepat, lebih tepat, dan berbasis data yang akurat.
“Kita tidak bisa menghindari dari itu, (jika) menghindar kita akan telat, di iklim yang kompetitif saat ini, ketertinggalan akan membuat ditinggalkan oleh publik,” ujarnya.
Mendagri menambahkan, guna mendukung konsep smart city tersebut, pemerintah daerah perlu menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung, seperti penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang melek teknologi, infrastruktur IT, digitalisasi berbagai data pendukung, hingga digitalisasi di bidang anggaran agar lebih transparan.
“Mendorong juga inovasi terus dilakukan, sekaligus lingkungan yang kompetitif,” tutur Mendagri.
Meski demikian, ia berharap konsep smart city tak hanya dimaknai sebatas proyek penyediaan infrastruktur berbasis IT. Lebih dari itu, diperlukan juga perubahan budaya kerja bagi aparatur pemerintah. Yang tak kalah penting, smart city juga mesti dapat menggabungkan konsep pemerintahan berbasis IT dengan green city.
“Smart city itu tidak hanya dibatasi pada penggunaan teknik informasi, tapi mulai mengadopsi green city,” tekan Mendagri.
Hadirnya konsep smart city diharapkan semakin menghidupkan semangat otonomi daerah, terutama dalam melakukan inovasi. Pasalnya, hal itu sangat dibutuhkan dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat agar lebih baik.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: surabaya
-
Peluncuran Biografi Penemu Teknik Sosrobahu, Tjokorda Sukawati, Menteri Basuki: Teladani Keteguhan Hati dan Keberaniannya dalam Ciptakan Inovasi
-
Ajak Jaga Kamtibmas, Kapolsek Karangtengah Sambang Kepala Desa Klitih
-
Pati Polri dan Wartawan Ramaikan Lomba Menembak Piala Kapolri
-
Ketua FN DPRD SU : Usut Tuntas Pelaku Perusak Pagar Pertanian Masyarakat di Puncak 2000 Siosar
-
Terus Tunjukkan Prestasi Raih 2 Penghargaan Dari B Universe, Bupati Sumenep Komitmen Lanjutkan Pembangunan Daerah
-
Gelar Patroli Sinergitas Bersama Bea Cukai dan KSOP Dumai, Dirpolair Ajak Masyarakat Disiplin
-
Pemkab Manokwari Gelar Acara Pemberian Pin dan Validasi Tanda Sudah di Vaksin Kepada Pegawai ASN di Lingkungan Pemda
-
Saat Kunjungan Komisi I DPRD Kota Tegal Sepi, ini Tanggapan Kepala SMPN 12 Kota Tegal
-
Hadiri Musyda Ke-13, Bupati Dolly Ajak Pengurus Baru Untuk Kompak Dukung Pembangunan di Tapanuli Selatan
-
Program 99 Hari Kerja Kabupaten Bandung : Percepatan sertifikasi Asset dan BMD





