REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan alasan mengapa penyebutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 menjelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) batal. Hal tersebut disampaikan Mendagri pada “Rapat Kesiapan Penerapan PPKM Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Percepatan Vaksinasi, serta Belanja Daerah (APBD)” di Kantor Pusat Mendagri, Rabu (8/12/2021).
“Tolong hindari bahasa (PPKM) level 3. Kenapa? Karena tidak semua daerah itu sama tingkat kerawanan pandemi Covid-nya, tidak semua daerah sama,” kata Mendagri dihadapan perwakilan pemerintah daerah secara virtual.
Selain itu, Mendagri menjelaskan World Health Organization (WHO) telah membuat empat level tingkat penilaian risiko untuk Covid-19. Level 1 berarti low atau rendah, level 2 moderat atau rata-rata, level 3 high atau tinggi, dan level 4 very high atau sangat tinggi. Indonesia, kata Mendagri, masuk dalam kategori low atau rendah dari berbagai indikator, di antaranya kasus terkonfirmasi Covid-19 dan bed occupancy ratio (BOR) yang terkendali.
“Kita bersyukur atas itu, sehingga Bapak Presiden memberikan arahan agar kita tidak menerapkan (PPKM) level 3 tapi membuat pengaturan spesifik mengenai antisipasi atau penanganan penanggulangan pandemi Covid19 di masa Nataru,” jelasnya.

Selain itu, alasan lainnya tidak menggunakan istilah PPKM level 3 yakni karena situasi pandemi Covid-19 sangat dinamis, termasuk di berbagai daerah. Karenanya, penggunaan istilah ini respons dari situasi dinamis tersebut.
“Kita tidak bisa konsisten membuat pengaturan pandemi Covid ini karena yang kita hadapi situasi dinamis, dinamikanya bukan mingguan sebetulnya, harian, bahkan jam, tapi kita mengaturnya mingguan, sehingga perubahan pengaturan sudah kita lakukan berkali-kali sejak awal pandemi,” tandasnya.
Di lain sisi, Mendagri mengatakan, pembatasan-pembatasan spesifik akan dilakukan saat pelaksanaan Nataru yang belangsung dari 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Pembatasan spesifik sebagian mengadopsi substansi yang diatur dalam sistem PPKM level 3 dengan beberapa perubahan penting.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Bupati Dolly Pasaribu Ajak Masyarakat Tapanuli Selatan Agar Bersihkan Hartanya Melalui Zakat Mal
-
Sinergitas Polwan Polres Ponorogo Bersama TNI dan BPBD Droping Air Bersih Untuk Warga Desa Slahung
-
Momentum Pilkades Serentak 2021 Beri Kontribusi Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Di Kabupaten Mukomuko
-
Kemnake r dan PT PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
-
Walikota Lantik 23 Aparatur Sipil Negara Eselon III dan IV, di Lingkungan Pemkot Padang Sidimpuan
-
Kunjungi Pos Pengamanan Ops Ketupat Krakatau 2021 Lampung Utara
-
Densus 88 Tangkap Tiga Tersangka Teroris Kelompok Jamaah Islamiyah di Lampung
-
Wapres Ma’Ruf Amin Pastikan Candi Borobudur Siap Sambut Wisatawan pada Libur Lebaran 2022
-
Tepis Isu Miring Yang Beredar di Masyarakat, KPU Mukomuko Tegaskan Paslon 03 Sapuan Wasri Tetap Sah Mengikuti Pilkada 2024
-
Dalhadi Umar: Kolaborasi Rohidin-Meriani Akan Bawa Bengkulu Lebih Maju



