REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya menjaga keamanan dan stabilitas harga di momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal tersebut disampaikan Mendagri pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara hybrid di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta Pusat, Senin (26/12/2022).
“Perlu dilakukan langkah-langkah untuk menjaga Natal dan Tahun Baru itu aman, nyaman, damai, dan terkendali. Mulai dari masalah keamanan, kemudian kelancaran lalu lintas, ketersediaan bahan pangan, stabilitas harga dan keterjangkauan harga pangan karena demand yang tinggi,” katanya.
Mendagri melanjutkan, upaya menjaga keamanan tersebut termasuk mengatur kegiatan masyarakat terutama di tempat-tempat kerumunan. Hal ini untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan, seperti peristiwa yang terjadi saat perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan yang memakan banyak korban. Untuk itu stakeholder terkait perlu melakukan indentifikasi dan inventarisasi daerah rawan tersebut sehingga kerumunan bisa terkendali.
“Kita sudah lama tidak kumpul-kumpul, terutama yang anak-anak muda. Jadi jangan sampai terjadi, Jakarta misalnya, Ancol itu akan ada ratusan ribu, kami yakin daerah-daerah juga ada pengumpulan masyarakat. Nah ini perlu diidentifikasi, kemudian dilakukan langkah-langkah mitigasi, diatur, termasuk mekanisme jalannya,” ucapnya.
Mendagri menyampaikan pula larangan penggunaan petasan yang berpotensi menimbulkan ledakan besar, kebakaran, dan korban manusia maupun barang. “Kami kira petasan lebih baik kita larang, kembang api boleh tapi terbatas, jangan sampai jor-joran, kemudian terjadi kebakaran,” tambahnya.
Dia menegaskan, berbagai upaya tersebut memerlukan langkah-langkah proaktif dan koordinasi dari berbagai pihak. Mendagri menyebut kunci paling utama adalah melakukan rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dengan adanya kekompakan dari Forkopimda dan tokoh-tokoh agama, harapannya kegiatan Nataru dapat berjalan dengan aman.
“Kami sudah sampaikan kepada asosiasi gubernur, kemudian asosiasi wali kota, dan ketua asosiasi pemerintah kabupaten, bupati, supaya Surat Edaran (Nomor 400.10/8922/SJ) ini disampaikan ke seluruh kepala daerah. Dan kunci utamanya adalah melaksanakan rapat Forkopimda dengan item-item seperti ini. Atau bisa ditambah dengan item-item yang lain, sesuai dengan kerawanan khas wilayah masing-masing,” tandas Mendagri.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Sinergitas Satgas Yonif 144/JY Bersama Wakil Bupati Kapuas Hulu Peresmian Ponpes Hidayatul Mujtahidin di Perbatasan
-
Babinsa Kokonao Bantu Pemasangan Kubah Masjid An-Nur
-
Menanamkan Rasa Cinta NKRI, TNI Berikan Wasbang Di SMAN 1 Manggis
-
Sri Andini: BPI Wajib Membangun dan Memastikan Ketersediaan Pasokan Bahan Baku Listrik
-
Mahir Bertempur Jarak Dekat dan Terjun Tempur, Elemen Penting Pasukan Khusus
-
Panglima TNI Hadiri Rapat Kabinet Paripurna yang Dipimpin Presiden Prabowo
-
Kemendagri Kirim Tim Pendamping Pemerintahan Pantau Erupsi Gunung Semeru
-
Solar untuk Koperasi, Erick: Bukti Presiden Ingin Nelayan Kita Sejahtera
-
Tinjau Tiga Lokasi Banjir Kota Semarang, Kapolda Jateng: Air Mulai Surut, Kendaraan Ukuran Sedang Bisa Lewat
-
Seorang Ibu Ruma Tangga Di Musi Rawas Berurusan Dengan Polisi Akibat Membeli Hp Curian.


