REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Pajak selain menjadi sumber utama penerimaan utama juga menjadi instrumen yang sangat penting ketika suatu perekonomian atau negara mengalami musibah seperti pandemi. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Sosialisasi Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) di Medan, Sumatera Utara, Jumat (04/02).
“Jadi pajak atau perpajakan tidak selalu melulu hanya ingin mengumpulkan pendapatan. Tapi dia menjadi instrumen yang sangat penting bagi negara untuk bisa dipakai pada saat susah maupun pada saat senang. Dia instrumen yang membantu negara, rakyat, dan ekonomi untuk mencapai cita-cita pembangunan dan cita-cita bernegara kita yaitu menciptakan masyarakat adil dan makmur,” tandas Menkeu.
Menkeu melanjutkan, saat menghadapi pandemi Covid-19 yang masih belum usai, APBN sangat fleksibel dan responsif memberikan bantuan sosial agar masyarakat bisa bertahan, memberikan dukungan pada UMKM dalam bentuk modal, dan juga memberikan dukungan dalam bentuk countercyclical untuk mengurangi dampak negatif Covid-19.
Demikian juga bagi pajak sebagai salah satu instrumen APBN. Selama pandemi pajak dan bea cukai mendukung dalam bentuk insentif fiskal. Impor dari berbagai barang untuk menghadapi covid seperti vaksin dan alat PCR semuanya mendapatkan pembebasan pajak bea masuk.
“APBN kita dari sisi pajak tidak hanya sekedar memungut pajak untuk kemudian membebani masyarakat. Tidak. Pajak bahkan sering dipakai sebagai instrumen memberi insentif,” ungkap Menkeu.
Untuk itu, Pemerintah melalui penetapan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang HPP berupaya mendorong sistem perpajakan adil, sehat, efektif, dan akuntabel. UU HPP hadir dalam momentum yang tepat untuk memperkuat reformasi perpajakan melalui perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan sukarela, perbaikan tata kelola dan administrasi perpajakan untuk mewujudkan APBN yang sehat dan berkelanjutan. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: jakarta
-
Tinjau Posko Cek Poin, Bupati Bogor Berhasil Putar Balik Dua Kendaraan Yang Nekad Mudik
-
Gus Menteri Optimis 2024 Indonesia Bebas Kemiskinan Ekstrim Level Desa Karena Desa Bisa
-
Presiden Harap RUU Kesehatan Dapat Perbaiki Pelayanan Kesehatan di Tanah Air
-
TNI Kerahkan Kapal Perang Bikin Kocar-Kacir Pasukan Musuh
-
Polri Sebut 2 Hari Pelaksaan Program 1 Juta Vaksin Booster Sudah Diikuti 867.449 Warga
-
PPDB Di SMP Negeri 3 Berastagi Siswa Ada Bayar Rp 400 Ribu
-
DPC. Partai PDIP Kabupaten Bogor Melakukan Buka Puasa Bersama Dan Santunan Pada Anak Yatim Piatu
-
Binaan Lapas Warungkiara Sukabumi Yang Putus Sekolah Masih Tetap Bisa Melanjutkan Pendidikan
-
SOIna Kabupaten Bogor Sumbang 28 Medali untuk Jawa Barat di PeSONas 2026
-
Polsek Cileungsi Polres Bogor Amankan Seorang Pelaku Curanmor Yang Tertangkap Warga



