REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional menghadiri Rapat Tingkat Menteri yang digelar secara virtual, Senin (14/06/2021).
Hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain Reviu dan Upaya Pencapaian Sasaran Pembangunan Infrastruktur Ekonomi tahun 2020-2024.

Target pembangunan infratruktur tahun 2024 difokuskan pada penyediaan layanan dasar perumahan dan pemukiman, meningkatkan konektivitas wilayah dan menurunkan biaya logistik, penyediaan air baku berkelanjutan, penyediaan energi dan ketenagalistrikan.
Major Project untuk mencapai sasaran tersebut antara lain jalan tol trans Sumatera isu strategisnya adalah penyediaan lahan dan skema pendanaan untuk tahap selanjutnya.
Major Project kedua, kualitas jalan daerah, dengan isu strategis keberlanjutan dan perluasan program hibah jalan daerah dan dukungan APBN untuk daerah terdepan, terpencil dan tertinggal.
Major Project ketiga, angkutan umum massal perkotaan dengan isu strategis skema dukungan pendanaan melalui APBN dan kelembagaan pengelolaan transportasi perkotaan metropolitan.
Major Project keempat, jaringan pelabuhan utama, dengan isu strategis reformasi tarif berdasarkan prinsip _cost recovery_ dan standarisasi pelabuhan yang meliputi kedalaman alur Pelabuhan Belawan, terminal peti kemas dan Kawasan Pelabuhan Kuala Tanjung, dan pelabuhan transhipment terpadu perikanan di Ambon Baru.
Major Project kelima, pembangkit listrik dengan isu strategis penuntasan penyediaan listrik, penyediaan energi baru terbarukan, skema pembiayaan, dan dukungan _electric mobility_.
Major Project keenam, waduk multiguna, dengan isu strategis penyelesaian 46 waduk prioritas dan integrasi dengan jaringan irigasi. Ketujuh, akses air minum perpipaan, isu strategisnya adalah tingginya _idle capacity_ dan tarif PDAM yang tidak _full cost recovery_ dan penguatan kelembagaan dan pembiayaan SPAM regional.
Major Project kedelapan, pengelolaan persampahan, dengan isu strategis pemilihan teknologi pengelolaan sampah yang tepat, serta kapasitas dan komitmen pemerintah daerah. Major Project kesembilan, penanganan pemukiman kumuh, dengan isu strategis penanganan pemukiman kumuh terpadu dan mixed used development. Major Project kesepuluh, satu juta rumah susun perkotaan, dengan isu strategis isu keberlanjutan secara finansial dan kualitas konstruksi perlu ditingkatkan.
Laporan : Suryadi
Sumber : Tim Komunikasi Publik Kementerian PPN/Bappenas
Tags: jakarta
-
Tiba Pulau Dewata, Wapres Tutup Rapimnas Kadin 2021
-
TNI AL Gagalkan Pengiriman Satwa Dilindungi Melalui Jalur Laut
-
Viva Yoga Apresiasi Yunus Mansim, Kepala Suku Menghibahkan Tanah Untuk Kawasan Transmigrasi
-
Bupati Tapanuli Selatan Desak PB HMI Untuk Revitalisasi Kediaman Profesor Lafran Pane
-
Bupati Tapsel Serahkan Seekor Kerbau Kepada IKAPSI
-
Benteng Kerukunan di Bumi Hibualamo: FKUB Halut Periode 2025-2030 Dilantik, Siap Perkuat Moderasi Beragama
-
Cegah Bullying Polres Pasuruan Kota Lakukan Pembinaan Di Sekolah
-
Kapolsek Sungai Gelam Giat Bansos Kepada Hafiz Qur’an Dan Penyandang Disabilitas di Desa Sungai Gelam
-
HUT RI Ke 76, Sebanyak 865 Tahanan Narkotika Dapat Remisi
-
Mungkinkah Vino G Bastian Pecahkan Rekor di FFWI 2022


