REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Mitra Seni Indonesia (MSI) sukses menggelar pagelaran seni amal bertajuk “Tutur Puan” di The Ballroom Djakarta Theater pada Rabu malam (13/8). Acara yang dikemas spektakuler dalam bentuk pertunjukan musik dan tari ini disutradarai oleh MN Qomaruddin, diproduseri oleh Happy Salma sebagai Creative Director, dan menggandeng sejumlah seniman lintas generasi seperti Christine Hakim, Marini, Tika Bisono, Marcella Zalianty, hingga Widi Mulia.
Pagelaran “Tutur Puan” tidak hanya menyuguhkan keindahan seni pertunjukan, tetapi juga membawa misi sosial yang mendalam: mendukung sanggar-sanggar seni tradisional dan pelatihan gratis bagi anak-anak berkebutuhan khusus di berbagai daerah Indonesia.

Turut hadir dalam acara ini Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Menteri Perdagangan Dr. Budi Santoso. Menteri Fadli Zon menyebut pagelaran ini sebagai wujud nyata kekuatan seni dan budaya dalam memperkuat ketahanan bangsa dan memberdayakan para pelaku seni di tengah tantangan zaman.
“Kegiatan ini memberi ruang bagi seniman untuk berekspresi sekaligus mendorong kreativitas serta ketahanan budaya. Kementerian Kebudayaan akan terus mendukung upaya-upaya seperti ini,” ujar Fadli Zon.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyoroti pentingnya sinergi antara seni dan ekonomi kreatif. Menurutnya, lebih dari 60% UMKM di Indonesia dikelola perempuan, yang berperan besar dalam menggerakkan ekonomi dan memperkenalkan produk budaya ke pasar global.
“Diplomasi budaya dan ekonomi kreatif adalah strategi penting dalam membawa Indonesia ke panggung dunia.
Seni adalah jembatan nilai, dan perdagangan adalah penggeraknya,” ujar Budi.
Ketua Umum Mitra Seni Indonesia, Sari Ramdani, menyampaikan bahwa Tutur Puan merupakan perayaan 18 tahun berdirinya MSI, sekaligus bentuk nyata komitmen organisasi dalam melestarikan budaya dan membantu sesama.
“Pagelaran ini adalah simbol kepedulian dan kebersamaan untuk terus memajukan seni Indonesia. Kami ingin perempuan Indonesia terus terinspirasi untuk berkarya dan berkontribusi,” ujar Sari.
Dana yang terkumpul dari pagelaran ini telah disalurkan kepada berbagai sanggar seni seperti Sanggar Pendalangan Muda Swara Katresnan, Ketoprak Tobong Kelana Bakti Budaya, Sanggar Gones, dan lainnya termasuk lembaga pendidikan anak di wilayah terpencil seperti PAUD Desa Moni, Flores.

Pagelaran ini juga menggandeng berbagai komunitas seni seperti Indonesian Dance Festival (IDF), dan menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif perempuan seperti Marie Elka Pangestu, Nungki Kusumastuti, dan Maria Dharmaningsih.
Tutur Puan dibagi dalam enam babak yang menggambarkan suara dan perjuangan perempuan dari masa ke masa, dikemas dalam gerak, suara, nada, dan cahaya—sebuah perjalanan seni yang memukau dan menyentuh hati.
Tentang Mitra Seni Indonesia (MSI)
Mitra Seni Indonesia (MSI) adalah organisasi nirlaba dan non-politik yang berdiri sejak 9 Agustus 2007. Didirikan oleh Ir. Sanyoto Sastrowardoyo (alm), Susrinah Sanyoto, dan Sri Harmoko, MSI kini memiliki lebih dari 1.000 anggota dan menawarkan berbagai pelatihan seni seperti angklung, tari tradisional, melukis, paduan suara, dan lainnya. MSI terus berkomitmen menjadi ruang berkesenian yang inklusif dan memberdayakan.
Tags: jakarta
-
General Manager PLN UIT JBT, Abdul Salam Nganro Raih Penghargaan Leadership Safety Award dalam Ajang Bulan K3 Nasional 2025
-
Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat
-
Kapolri Apresiasi Kinerja Dai Polri di Poso, Hingga Janjikan Sekolah
-
Polsek Ciampe Amankan Pemilik Berikut Barang Bukti Minuman Keras dari Toko Jamu di Cikupa Kabupaten Bogor
-
Realiasi Anggaran Capai 96.5%, Komisi V DPR Apresiasi Kemendes PDTT
-
Menteri PANRB: Identitas Digital Makin Mudahkan Masyarakat Urus Keperluan di Mall Pelayanan Publik
-
Perkuat Kebersamaan, Penutupan Turnamen Futsal Internal Polres Mukomuko Meriahkan Hari Bhayangkara ke 80
-
Tinjau Vaksinasi Massal Akabri 96, Kapolri: Terus Bekerja Keras Tanggulangi Covid-19
-
Polda Jateng Bekuk Komplotan Alas Roban, Pembobol Brankas Minimarket di 13 Lokasi
-
Kunjungan Kerja PJ Gubernur Sulsel Bersama Rombongan Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Pinrang Ke 64 tahun


