REAKSIMEDIA.COM | Bintan – Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM turut mendampingi Presiden Indonesia Joko Widodo dalam penandatanganan kesepakatan terkait Flight Information Region (FIR) dengan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong saat kunjungan bilateralnya ke Bintan, pertemuan di The Sanchaya Resort Bintan. (25/1/2022)
Kedatangan PM Lee disambut langsung oleh Presiden Joko Widodo dengan alunan rebana di lobi The Sanchay Resort Bintan. kemudian memperkenalkan para menterinya,”
Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi memperkenalkan para kabinet menterinya yang ikut dalam pertemuan, seperti Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.
Sementara itu, dari delegasi Singapura tampak hadir Menteri Senior dan Menteri Koordinator Keamanan Nasional Teo Chee Hean, Menteri Pertahanan Ng Eng Hen, Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Hukum K. Shanmugam, Menteri Transportasi S. Iswaran, serta Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Kedua Perdagangan dan Industri Tan See Leng.
Kedatangan PM Lee untuk penandatanganan perjanjian Flight Information Region (FIR), dengan demikian maka ruang lingkup FIR Jakarta akan melingkupi seluruh wilayah udara teritorial Indonesia terutama di perairan di sekitar Kepuluan Riau dan Kepulauan Natuna,” kata Jokowi saat siaran pers daring.
Presiden Joko Widodo, berharap dengan persetujuan FIR, antara kedua negara dapat lebih menjalin kerjasama udara, khususnya dalam bidang penegakkan hukum, keselamatan penerbangan dan pertahanan.
“Dengan begitu kedua negara dapat terus diperkuat berdasar prinsip saling menguntungkan,” kata Jokowi.
Perlu diketahui, FIR atau ruang kendali udara adalah suatu daerah dengan dimensi tertentu di mana pelayanan informasi penerbangan dan pelayanan kesiagaan diberikan. Masalah FIR antara Singapura dan Indonesia terjadi sejak 1946.
Laporan : Suryadi
Sumber : Pendam I/BB
Tags: bintan
-
“Film Lintrik: Drama Mistis Banyuwangi Tentang Ilmu Pengasihan Kuno Siap Tayang di Bioskop 2025”
-
Untuk Negeri, Pengabdian Tampa Batas Kapolres Pinrang Semalam di Puncak Gunung Lembang Pinrang Dalam Tugas PAM Pilkades Desa SMS
-
Pisah Sambut Kepala Desa Siring Agung Kecamatan Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan
-
PT. Garuda Indonesia Dukung Rotasi Satgas Misi Perdamaian Melalui Penyediaan Transportasi Udara
-
Kemendagri Minta Pemda Tetap Siaga Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Akibat Mudik Lebaran
-
Kemendagri Minta Pemkab Bandung Optimalkan Percepatan Vaksinasi
-
Polsek Teramang Jaya Gelar Jumat Curhat Dengan Pelajar SMAN 14 Mukomuko
-
Bakamla RI Terima Kunjungan Japan Maritime Defence Force
-
Pelatihan Manajemen Wakaf Angkatan II dan Pondok Pesantren Angkatan III Tahun 2021, Resmi Ditutup
-
Sukseskan Pemilu Serentak 2024, BPSDM Kemendagri Gelar Seminar Peningkatan Kualitas Data Kependudukan





