REAKSIMEDIA.COM | Merangin –
Pasca tragedi pembunuhan yang menimpa PLT Kepala BPBD Merangin Syafri, kejadian pada hari Kamis (29/07/21) malam pukul 18.00 wib dirumah korban, tepatnya di Kebun Sayur Kelurahan Dusun Bangko Kecamatan Bangko Provinsi Jambi.
Saat kejadian Polisi menemukan diduga barang bukti untuk melakukan tindak kejahatan pembunuhan terhadap Syafri berupa satu buah linggis, dan di TKP Korban bersimbah darah dengan luka di bagian kepala korban yang menyebabkan kematian Syafri, dan jenazah dibawa kerumkit umum Bangko lalu dibawa ke Jambi.
Atas kejadian tersebut Polisi melakukan penyelidikan dan penyidikan, dan labgsung melakukan pengejaran terhadap pelaku, dan akhirnya pelaku berhasil diringkus di wilayah hukum Polsek Prabumulih Barat (Sumsel).
Ketika di kompirmasi Kapolres Merangin Irwan Andi membenarkan kejadian tersebut , penyidikan dimulai dari olah TKP, dan hasil otopsi, berkat kerja keras Polisi dalam waktu 2 x 24 jam pelaku berhasil diamankan, di Polsek Prabumulih Barat , dan pelaku saat di kompirmasi sedang di jemput untuk di proses di Wilkum Polres Merangin
Dan untuk hasil lebih lanjut akan disampaikan terkait keberhasilan Polisi meringkus pelaku ketika pelaku telah tiba di Merangin,” pungkas AKBP Irwan .
Laporan : Dody
-
Tragedi Kanjuruhan dan Gempa Bumi di Taput, Polsek Lubuk Pinang Gelar Doa Bersama Untuk Bangsa
-
Prof Zudan Minta Pelayanan 8 PLBN di Perbatasan Negara Ditingkatkan
-
Danlanud Sultan Hasanuddin Saksikan Tahap Akhir Pelepasan Hak Tanah Pengganti Aset TNI AU Becakayu
-
Penghargaan Kapolri untuk Jakarta Bhayangkara Presisi dan Popsivo Polwan atas prestasi di Proliga 2024
-
Danramil 1710-07/Mapurujaya Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja GPI Imanuel Mapurujaya
-
KPU Kabupaten Pinrang Menerima Penghargaan Anugrah Award dari KPU RI Atas Keberhasilan Pelaksanaan Pilkada Serentak
-
450 Ekor Sapi BULS Sidrap Mendarat di Jakarta Penuhi Stok Qurban
-
Menpora Dito Ingin SOIna Setara dengan NPC Indonesia Dalam Pengembangan Prestasi Atlet Hambatan Intelektual
-
Modus Penipuan Catut Namanya Kembali Terjadi, Ini Klarifikasi dan Himbauan Haji Uma
-
Akses jalanan sulit, Rakyat menjerit, Butuh Perhatian Pemerintah!!!


