Pembangunan Rabat Beton Pekon Negeri Agung Di Duga Lahan Korupsi Oleh Mantan Pj Kepala Pekon

REAKSIMEDIA.COM | Tanggamus – Pembangunan Rabat Beton didusun Tiga papangan Pedukuhan Negeri Agung Pekon Negeri Agung Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS) Terbengkalai oleh mantan Pj. Kepala Pekon (desa) negeri agung Erni di Tahun Angaran 2022 Dengan ukuran( P. 580.m.Lebar 0,6 cm.T.0,02 c.m) dengan Menelan Angaran 218 juta mengunakan Dana Desa. Namun hingga saat ini tahun 2023 belum mencapai 50%. Senin (02/01/2023).

“Saat awak media melakukan konfirmasi (Agus Setiawan), Selaku seketaris Pekon Negeri Agung mengungkapkan.

“benar bang Rabat beton di dusun tiga pampangan ukuran Panjang 580,M. Lebar. 60 cm Tebal 0,20 cm belum mencapai 50% padahal Angaran nya Sudah 80% secara admintrasi sudah trealisasi Sama Mantan Pj. Kepala pekon negeri agung, Erni. Namun untuk pengelolaan Pembangunan nya kami tidak pernah dilibat kan oleh mantan P.j.erni,” ungkapnya.

Lanjut, Agus setiawan,”Realisasi angaran nya dua tahap.Untuk Pencairan Tahap 1 Realisasi 40 % di tahap 2 realisasi 40% jumlah yang Realisasi 80% masih sisa yang belum cair tinggal 20% jumlah dana nya 19 juta lagi tapi tidak bisa di ambil kalau pekerjaan belum mencapai 80 %,” lanjut Agus selaku seketaris Pekon negeri agung.

Ditempat terpisah awak media mengkompirmasi kepala Tukang pembangunan Rabat Beton, Saukani membeberkan.

“Awalnya memang Saya didatangi Pj.negeri agung ERNI dia nyuruh Saya untuk mengerjakan pembangunan Rabat beton di dusun pampangan dengan ukuran panjang 500 meter, tapi saya belum cek lokasi saya berunding sama mantan Pj.ERNI borongan 500m,panjang nya dan saya minta 100 juta, namun baru di kasih oleh PJ.60 juta. Untuk borongan 100 juta semuanya termasuk matrial sama upah tukang,” bebernya.

Masih Saukani, “Setelah saya mulai kerja Saya ngak Sanggup karena akses untuk mengangkut matrial nya terlalu jauh, karna untuk upah angkut semen nya aja per sak 25 ribu sampai lokasi, belum ongkos ngunjal pasir sama split, ongkosnya karungan karena akses jalanya sangat parah, saya hitung hitung untuk biaya itu aja udah lebih dari separo dana nya matrial belum ongkos tukang nya, Saya lasung nemui Erni selaku PJ. kalau cuman mau borongan 100 juta saya tidak sanggup tapi kalau di tambah 30 juta lagi sampai Beres saya usahakan tapi cuman Panjang 500 m.
jawab nya Erni. Ya udah dikarjakan aja dulu,” tambahnya.

Baca juga:  Pasar Tradisional Batulima Dusun Sidodadi Pekon Sidomulyo Kecamatan Airnaningan di Resmikan Langsung Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani,SE.M.M.

“Jadi tidak ada perundingan yang jelas,Sekarang kan sudah sekitar kurang lebih 250m yang sudah saya kerjakan Bukan saya tidak bertanggung jawab untuk pembangunan Rabat beton tersebut.

Kalau hitung hitung dana yang udah saya terima yang 60 juta itu udah beres semua sekarang kalau mau lanjut kerja saya sama kawan kawan siap kerja dengan catatan ada dananya dan dana itu harus saya yang pegang karena saya sudah pernah kecewa di pekon negeri agung dulu di tahun 2019 dijaman mantan japroni disuruh kerja giliran sudah beres gaji kami tidak di bayar oleh Japroni mantan Kepala Pekon dulu saat saya tanya dibuat kakon sama aparatnya bola saya, jadi sampai sekarang upah kami 19 juta lagi tidak dibayar paksa saya cari utangan untuk ngasih kawan kawan yang kerja, saya tidak mau kalau terulang lagi kayak dulu makanya saya kemaren nemui mantan Pj.Negeri Agung kalau mau diterusin kerjaan Rabat beton itu kami siap asal Dananya ada sama saya yang pegang kalau bukan saya yang pegang kami tidak mau kerja, saat di singung ukuran 580 m panjang rabat beton saya tidak tahu karena dari awal perundingan cuman 500 m.panjang nya,” tutup Saukani”.

Untuk realisasi kegiatan lain yang bersumber dari dana desa dan pengelolaan keuangan akan di lanjutkan pada sagmen berikutnya.

Laporan : Hanapi

Tags: