REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi telah melakukan beberapa langkah dalam pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), serta Natal dan Tahun Baru (Nataru). Upaya tersebut diantaranya, mendorong efektivitas pemanfaatan APBD melalui percepatan realisasi belanja, gelar pangan murah rencananya akan dilaksanakan 4 kali di bulan Desember ini, alokasi bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) untuk pemberian bantuan pangan, berupa pemberian bantuan beras sebanyak 14.000 kg Beras.
“Selain itu juga, melakukan penanaman bantuan bibit bawang merah sebanyak 15 ton dari Kemeterian Pertanian, memantau pergerakan harga setiap hari bersama satgas pangan, mengintensifkan pemantauan lapangan, melakukan input data Bapokting melalui aplikasi SP2KP, dan melakukan rapat mingguan TPIN dengan Kemendagri dan rapat dwi mingguan dengan TPID provinsi Jawa Barat,” jelas Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, Senin, (11/12/2023).
Sedangkan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ungkap Erni, Secara month to month (mtm), Kota Sukabumi alami inflasi sebesar 0,33 persen pada bulan November 2023, sedangkan hitungan year to date (ytd) mencapai 2,52 persen, dan hitungan year to year (yoy) sebesar 3,03 persen.
“November 2023 kemarin, nilai inflasi Kota Sukabumi secara mtm berada di angka 0,33 persen, dengan Indek Harga Konsumen (IHK) sebesar 116,18,” jelasnya.
Untuk itu sambung Erni, langkah kongrit dalam pengedalian inflasi agar selalu tetap terjaga. Diantaranya, Bansos penyediaan beras kesejatreaan daerah (Rastrada) atau program subsidi beras bagi masyarakat berpendapatan rendah, memanfaatkan lahan perkarangan (urban farming) untuk ketahanan pangan, penyediaan paket sembako untuk masyarakat, mengembangkan pangan lokal spesifik lokasi, salah satunya dengan tanaman sorgum sebagai alternatif pangan pokok di Kota Sukabumi, operasi Pasar di 7 kecamatan, gerakan tanam cabai dan bawang.
“Kita juga lakukan bazar murah dan gelar pangan murah keliling, rakor dwi mingguan pengedalian inflasi daerah dengan Pemprov Jawa Barat, dan rakor inflasi mingguan dengan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia, dan cadangan pangan Pemerintah (CPP),” pungkasnya.
Laporan : Lelly
Tags: sukabumi
-
Bea Cukai Batam Tangkap Warga Negara Asing Penyelundup Kokain
-
Bos Perusahaan Swasta Terkemuka Dipolisikan atas Dugaan Kekerasan Terhadap Dua Anak Kandungnya
-
Sajikan Informasi Ketenagakerjaan yang Akurat, Kemnaker Raih Dua Penghargaan GSMS 2026
-
Pemkab Bersama Dinkes Pinrang Pantau Pelaksanaan Program Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas
-
Kementerian ATR/BPN Jalin Kerja Sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dalam Percepatan Sertipikasi Perumahan untuk Rakyat
-
Tim PP Anharul Ulum Blitar Menang 5-0, Dandim 0808/Blitar Ajak Masyarakat Terus Berikan Dukungan
-
Panen dan Tanam Padi Bersama, Dorong Ketahanan Pangan Nasional di Merauke
-
TNI AL Tangkap Kapal Asing Pengangkut RBD Palm Olein
-
Pengajian Akbar di Desa Manjunto Jaya, Halal bi Halal dan Pembacaan Manaqib Syech Abdul Qodir Al-Jailani Dihadiri Ribuan Warga
-
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani Melaksanakan Kunjungan Kerja Ke Pos Gabma Lubok Antu di Malaysia


