REAKSIMEDIA.COM | Padang Panjang – Bertempat diruangan pandopo rumah Dinas Walikota Padang Panjang Fadly Amran dt Panduko Malano, Senen (18/10/2021) berlangsung jumpa Pers bersama pejabat Pemda Kota Padang Panjang, dalam rangka Refleksi tiga tahun dibawah kepemimpinan Fadly Amran. Walikota menyatakan pihaknya akan membangun gedung Convention Hall senilai Rp. 60.miliar di Kota Padang Panjang, dan biaya pembangunan gedung itu sudah dicadangkan dan kini tinggal persetujuan DPRD.
Pembangunan gedung serba guna itu merupakan jawaban capaian kinerja mereka selama kepemimpinannya sebagai Walikota dan Wakil Walikota.

Pernyataan itu ia ungkapkan dalam refleksi tiga tahun kepemimpinannya sebagai Walikota dan wakil Walikota Padang Panjang dihadapan para Jurnalis dirumah dinas.
“Ini Yang Diharapkan Masyarakat dan UMKM hadir pada kesempatan itu, selain 4 orang tim percepatan Pembangunan Kota Padang Panjang, Walikota juga di dampingi Sekda Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Soni Budaya Putra, Kepala Dinas Kominfo kota Padang Panjang Drs. Ampera Salim SH, dan Wakil Walikota Drs. Asrul, selain itu Fadly juga memboyong seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Camat se-Kota Padang Panjang.
“Saya tidak kemana-mana, saya akan menyelesaikan pembangunan kota Padang Panjang dengan sisa dua tahun masa tugas kami sebagai pemegang tongkat komando pembangunan kota”, ujar Fadly.
Hal itu dimaksudkan guna mengejar ketertinggalan program visi dan misi sebagai pasangan walikota dan wakil walikota memimpin pembangunan..

Pada kesempatan itu Fadly mengakui memang terjadi kelambatan capaian visi dan misinya membangun Kota Padang Panjang, setelah dilantik memegang tongkat komando pembangunan kota 9 Oktober 2021.
Artinya selama itu dan esok saya tidak akan kemana-mana. Saya masih setia mendampingi warga kota sebelum capaian visi dan misi yang kami usung terpenuhi.
Selanjutnya Ia mengakui, keterlambatan capaian visi dan misinya itu disebabkan dampak Covid 19, meski demikian sejumlah penghargaan tetap kami terima baik ditingkat nasional maupun regional.
Berbicara tentang pandemi Covid-19, Fadly memaparkan program penanggulangannya selain diarahkan pada peningkatan tes swab dan vaksinasi, juga diarahkan memperkuat ekonomi masyarakat dengan mengelontorkan berbagai bantuan sosial, terdiri dari bantuan Pusat dan Provinsi Sumbar, demikian juga halnya Bantuan Langsung Tunai yang berasal dari Kas APBD yang sudah mencapai lima tahap termasuk dari Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Padang Panjang.
Ia mengakui model bantuan sosial yang diberikan kepada warga terdampak merupakan satu-satunya model yang dilakukan Pemerintahan Kota dan Kabupaten di daerah ini,” jelas Wako.
Laporan : Zulkarnain
Tags: Padang panjang
-
Kunjungi MPP Kabupaten Bengkulu Tengah, Wapres Tinjau Langsung Pemanfaatannya untuk Masyarakat
-
Danramil 1710-03/Kuala Kencana Beri Pembekalan Wasbang Pada Siswa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMK N 1 Kuala Kencana
-
Keketuaan ASEAN Momentum Indonesia Perluas Penggunaan Mata Uang Lokal
-
GMKI: Bonus Demografi Menjadi Pasar Menguntungkan Bagi BUMN
-
Aipda Hendra Lepas Seragam demi Evakuasi Jasad Bayi Dibuang
-
Negara Rugi Besar Akibat Korupsi, Ketum Peradin Dorong Realisasi UU Perampasan Jakarta
-
Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty bersama Puskesmas di Perbatasan Gelar Immunisasi Campak
-
Kota Sukabumi Meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
-
Dalam Sidang MK, Presiden Nyatakan Dewan Pers Adalah Fasilitator
-
Kemendagri: Pelaporan Inovasi Daerah Penting untuk Optimalkan Pembinaan


